SERANG, –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar pasar murah khusus bagi pengemudi ojek online (ojol) di halaman Kantor UPTD Pengujian Sertifikasi Mutu Barang (PSMB) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Penancangan, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (15/7/2026).
Program tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi para pengemudi ojol yang mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan pokok di tengah penurunan pendapatan. Keluhan itu sebelumnya disampaikan kepada Gubernur Banten Andra Soni dalam audiensi pada awal Juli 2026.
Salah seorang perwakilan pengemudi, Soleh, mengaku terbantu dengan kebijakan tersebut. Ia mengapresiasi respons cepat Pemprov Banten yang merealisasikan aspirasi para pengemudi.
“Kami sangat terbantu. Terima kasih Bapak Gubernur Banten Andra Soni,” ujar Soleh.
Pasar murah itu diikuti lebih dari seribu pengemudi ojol. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar, mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, ikan beku, bawang merah, bawang putih, cabai, sayuran, hingga buah-buahan. Selain itu, tersedia produk makanan dan minuman serta layanan informasi terkait perizinan usaha.
Kepala Disperindag Provinsi Banten Dr. Iwan Hermawan, ST, MM mengatakan seluruh komoditas dijual dengan harga produsen maupun distributor sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Semua komoditas tersebut dijual di bawah harga pasar atau dengan harga produsen dan distributor,” kata Iwan kepada wartawan di sela kegiatan tersebut.
Untuk menambah kenyamanan peserta, Disperindag juga menyediakan area istirahat yang dilengkapi sajian kopi lokal. Fasilitas itu disiapkan agar para pengemudi dapat beristirahat di sela-sela antrean.
Menurut Iwan, penyelenggaraan pasar murah tersebut merupakan arahan langsung Gubernur Andra Soni sebagai upaya membantu meringankan beban ekonomi para pengemudi ojol.
“Ini semua sesuai arahan Bapak Gubernur Andra Soni untuk membantu meringankan beban para driver ojol,” ujarnya.
Iwan menambahkan, pasar murah terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dinas Pertanian, PT Agribisnis Banten Mandiri (ABM), Dinas Koperasi dan UMKM, Bulog, PT Mayora, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Indomaret, Bank Banten, serta para pedagang dan distributor sembako di Banten. (Red)
PANDEGLANG, – Gubernur Banten Andra Soni turun langsung memantau pencarian lima wartawan yang hilang kontak…
JAKARTA, – Kabar belum ditemukannya delapan penumpang speedboat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda,…
Bantenonline.com - Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Banten memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan…
PANDEGLANG, - Rendahnya tunjangan kinerja (tukin) atau tunjangan daerah (Tunda) Aparatur Sipil Negara (ASN) di…
SERANG, – Pemerintah Provinsi Banten mulai menuai hasil dari upaya mengoptimalkan aset daerah. Dua aset…
PANDEGLANG, – Warga Kampung Kahuripan, Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, diajak untuk melaksanakan salat…