BERITA HOT

KRL Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Bekasi, 6 Orang Tewas

BEKASI, –Tim SAR gabungan mempercepat proses evakuasi korban kecelakaan kereta api antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.57 WIB.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meninjau langsung lokasi kejadian. Ia didampingi Stafsus  Presiden Rafi Ahmad, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Sufmi Dasco menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut. Ia mengatakan proses evakuasi masih berlangsung hingga malam hari.

“Prosesi evakuasi korban masih terus berlangsung hingga malam ini. Kita turut prihatin dengan kejadian ini. Tim gabungan TNI-Polri kompak berjibaku menyelamatkan penumpang yang masih berada di dalam gerbong,” kata Dasco kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Ia berharap seluruh korban dapat segera dievakuasi. Hingga saat ini, jumlah pasti korban masih dalam pendataan.

“Saya belum tahu persis jumlah korban tewas. Namun sementara sekitar 29 korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan korban yang telah dievakuasi dibawa ke tiga rumah sakit, yakni RSUD Kota Bekasi, RS Primaya, dan RS Bantar Gebang untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi menyebut pihaknya masih fokus pada proses evakuasi korban dari gerbong KRL yang mengalami kerusakan parah.

“Yang utama kami masih fokus pada evakuasi korban. Nanti kronologi kecelakaan akan kami sampaikan,” katanya, seraya menambahkan semua para korban dibawa ke tiga rumah sakit yaitu RSUD Bekasi, Rumah Sakit Bantar Gebang dan Rumah Sakit Primaya.

“Setelah evakuasi kita akan lakukan polisland, semoga tidak bertambah korban lagi,” tutupnya.

Berdasarkan data dari tiga rumah sakit, tercatat sebanyak 6 orang meninggal dunia. Para korban meninggal tersebut belum teridentifikasi hingga berita ini diturunkan.

Kondisi Kreta Api KRL yang dihantam Kreta Jarak Jauh Argo Bromo. Anggrek

Sebelumnya diberitakan, Tabrakan kereta terjadi di dekat Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.57 WIB. Insiden ini melibatkan kereta commuter line dan kereta jarak jauh hingga memicu kepanikan di lokasi.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, benturan keras terjadi saat kereta commuter yang mengangkut penumpang tertabrak dari arah belakang oleh kereta lain. Akibatnya, bagian lokomotif kereta jarak jauh menembus salah satu gerbong commuter.

Seorang penumpang yang merekam kejadian tersebut menyebut kereta yang ditumpanginya mengalami hantaman mendadak. Ia menggambarkan situasi mencekam sesaat setelah tabrakan terjadi. (Red)

Deni

Recent Posts

Hari Kelima Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Kapolda Banten: Masih Nihil

PANDEGLANG, – Pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari kelima.…

1 jam ago

Hari Kelima, Wamen Komdigi Pantau Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda

PANDEGLANG, – Upaya mencari lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…

3 jam ago

Waka II BAZNAS Banten Standby di Dapur Umum Posko Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK

PANDEGLANG, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten turun tangan membantu operasi pencarian lima…

4 jam ago

JNI dan Aliansi Masyarakat Anti Matel Geruduk Kantor Adira Lebak

LEBAK, – Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Banten bersama Aliansi Masyarakat Anti Matel menggelar aksi unjuk…

20 jam ago

Warga Carita Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang

PANDEGLANG, – Memasuki hari keempat pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak…

21 jam ago

Bapera Banten Gelar Doa Bersama, Doakan 8 Orang Hilang di Selat Sunda

SERANG – Kepedulian terhadap lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…

1 hari ago