JAKARTA, – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pandeglang berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN).
Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebutAksi dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 13.00 WIB.
Kegiatan tersebut juga akan dirangkai dengan agenda buka puasa bersama sebagai bagian dari penyampaian aspirasi secara damai.
Ketua Umum DPD KNPI Pandeglang, Saepudin, mengatakan rencana aksi itu muncul setelah pihaknya menerima berbagai laporan dari wali murid penerima manfaat program MBG.
“Temuan di lapangan menunjukkan adanya sejumlah indikasi yang perlu mendapat perhatian serius, mulai dari kelayakan menu hingga kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan dalam petunjuk teknis,” ungkap Saepudin dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, laporan yang diterima antara lain berkaitan dengan kualitas menu, distribusi makanan, hingga transparansi pengelolaan program di tingkat pelaksana.
Selain itu, DPD KNPI Pandeglang juga menyoroti aspek perizinan sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Berdasarkan penelusuran organisasi tersebut, beberapa fasilitas dapur diduga belum memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan standar kesehatan lingkungan.
Persyaratan yang dimaksud antara lain Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), legalitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta sertifikasi halal bagi dapur penyedia makanan.
Sekretaris Umum DPD KNPI Pandeglang, Entis Sumantri, menyebut aksi ini merupakan respons kalangan pemuda terhadap pelaksanaan program MBG di daerah.
“Ini bentuk kekecewaan kami sebagai pemuda, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di Kabupaten Pandeglang. Kami menilai pelaksanaan program MBG di daerah ini masih semrawut,” ujar Entis.
Ia mengatakan pihaknya juga telah melayangkan surat pemberitahuan aksi kepada pihak terkait. Aksi tersebut bertujuan untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta klarifikasi langsung dari BGN.
“Surat pemberitahuan aksi demonstrasi sudah kami sampaikan. Aksi juga akan dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama di depan kantor Badan Gizi Nasional,” ujarnya.
Entis menambahkan, pihaknya telah mengantongi sejumlah data terkait pihak-pihak yang diduga bermasalah dalam pelaksanaan program tersebut. Data itu mencakup sejumlah dapur SPPG serta yayasan yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG di daerah.
“Tidak hanya itu, kami juga telah menyusun laporan pengaduan dalam bentuk policy brief yang dilengkapi berbagai bukti pendukung. Dokumen tersebut akan kami serahkan langsung kepada Badan Gizi Nasional saat aksi berlangsung untuk ditindaklanjuti,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan aksi, Doni Nuryana, memperkirakan sekitar 50 orang akan terlibat dalam kegiatan tersebut. Peserta aksi rencananya membawa spanduk, poster, serta pengeras suara untuk menyampaikan aspirasi.
Menurut Doni, aksi ini diharapkan menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai tujuan.
“Program ini menyangkut pemenuhan gizi bagi generasi muda. Karena itu pelaksanaannya harus memenuhi standar regulasi serta dikelola secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia berharap Badan Gizi Nasional dapat memberikan penjelasan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di daerah.
“Pengawasan yang ketat diperlukan agar kebijakan strategis pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan kualitas generasi bangsa,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, –Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari…
CILEGON, –Provinsi Banten menjadi salah satu tujuan migrasi penduduk dari berbagai daerah karena dinilai memiliki…
SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni tak mau generasi muda terseret arus negatif dunia digital. Ia…
SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…
PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…