EKONOMI

Jalur Pendakian Gunung Pulosari Ditutup Sementara, Warga Keluhkan Kerusakan Lingkungan

PANDEGLANG- Jalur pendakian Gunung Pulosari di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten, resmi dinonaktifkan sementara mulai Jumat (17/10/2025). Penutupan ini merupakan respons atas desakan warga yang menilai aktivitas pendakian telah menimbulkan kerusakan lingkungan di kawasan hutan dan sekitarnya.

Keputusan tersebut diambil melalui musyawarah antara warga dan Perum Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pandeglang. Penonaktifan berlaku hingga ada kebijakan baru dari instansi terkait.

“Semua desa sepakat untuk menutup sementara. Jalur pendakian ini mencakup tiga kecamatan, yaitu Mandalawangi, Pulosari, dan Saketi,” ujar Sekretaris Jenderal Majelis Mudzakaroh Muhtadi Cidahu Banten, Muhamad Sirojudin Alawi.

Penutupan ini menindaklanjuti laporan dari Basecamp Sisi Sungai bernomor 22/ADUAN/SISISUNGAI/16/2025, yang masuk pada 16 Oktober 2025. Dalam laporan itu, Paguyuban Masyarakat Peduli Lingkungan (PMPL) mengadukan dugaan perusakan aset hutan dan meminta agar pendakian dihentikan sementara.

Sejumlah warga dari Desa Cikoneng, Pandat, dan Cilentung juga menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pendakian. Mereka mengeluhkan kerusakan vegetasi, tumpukan sampah, hingga potensi longsor saat musim hujan.

“Sejak jalur pendakian dibuka, tidak ada evaluasi dari pengelola maupun pihak Perhutani. Masyarakat khawatir akan dampaknya, terutama saat curah hujan tinggi,” tutur Sirojudin.

Ia juga menyoroti kekhawatiran warga terhadap perilaku pendaki yang dinilai tidak menghormati kawasan sakral, termasuk tindakan tidak pantas di area perkemahan.

Kaur Teknik Kehutanan Yayat Hendrawiyatna saat memberikan keterangan

Kepala Urusan Teknik Kehutanan BKPH Pandeglang, Yayat Hendrawiyatna, membenarkan keputusan penonaktifan jalur tersebut.

“Ini bukan penutupan permanen, melainkan sementara, sampai seluruh agenda dan kepentingan kawasan ini dirampungkan,” ujarnya.

Menurut Yayat, keputusan ini diambil untuk menjaga kelestarian hutan dan mencegah potensi konflik sosial. Terdapat tiga poin utama dalam hasil kesepakatan:

1. Penonaktifan seluruh jalur pendakian hingga akhir 2025

2. Menjaga kondusivitas sosial

3. Evaluasi dampak lingkungan dan aktivitas di kawasan Gunung Pulosari

Empat desa yang terlibat dalam kebijakan ini adalah Cikoneng, Pandat, Cilentung, dan Pari, yang berada di dua kecamatan, yakni Mandalawangi dan Pulosari.

Yayat menyampaikan bahwa selama masa penonaktifan, Perhutani bersama BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta instansi terkait akan melakukan evaluasi jalur dan merumuskan kebijakan pengelolaan ke depan.

“Kami akan turun langsung ke lapangan hingga akhir Desember untuk mengevaluasi kondisi jalur dan dampak lingkungannya,” katanya.

Perhutani juga mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk tidak melakukan aktivitas di jalur Gunung Pulosari selama masa penutupan. Yayat menegaskan, tujuan utama kebijakan ini adalah menjaga keberlanjutan sumber daya hutan.

Di sisi lain, Sirojudin berharap agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak gegabah membuka kembali jalur pendakian tanpa melalui evaluasi lingkungan dan konsultasi publik.

“Kalau dibuka tanpa evaluasi, apalagi dengan melibatkan investor secara sepihak, itu berisiko menimbulkan konflik baru,” ujarnya.

Sebelumnya, sempat beredar video di media sosial yang memperlihatkan puluhan warga dari tiga desa di Kecamatan Pulosari menyampaikan penolakan terhadap aktivitas pendakian. Mereka menyebut pendakian telah mengganggu ketenangan warga serta merusak ekosistem Gunung Pulosari. (Den)

Deni

Recent Posts

Sibernet Foundation Bantu Korban Kebakaran di Cibaliung, Salurkan Material Bangunan dan Beasiswa

PANDEGLANG, –Korban kebakaran di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, kembali menerima bantuan untuk mempercepat pembangunan rumah…

6 jam ago

Wagub Banten Dimyati Sebut Wanita Pembawa Sukses, Ini Alasannya

TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah menyebut wanita memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi…

11 jam ago

Bank ABS Pindah ke Pusat Kota Pandeglang, Bidik UMKM hingga Edukasi Keuangan

PANDEGLANG, –PT BPR Amal Bhakti Sejahtera (Bank ABS) resmi memindahkan kantor pusatnya dari Kecamatan Labuan…

12 jam ago

Hindari Jalan Berlubang, Dua Pemotor Terlindas Truk di Carita, Satu Tewas

PANDEGLANG, –Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pengendara sepeda motor dan sebuah truk pengangkut material…

16 jam ago

DM Travel Mandalawangi Rutin Gelar Jumat Berbagi, Santuni Anak Yatim dan Bagikan Ratusan Nasi Kotak

PANDEGLANG, – DM Wisata Air Tirta Persada yang juga bergerak di bidang travel haji dan…

17 jam ago

Ibis Gading Serpong Hadirkan Ragam Penawaran Spesial Untuk Keluarga, Bisnis dan Komunitas

siarnitas.id - Di pertengahan tahun 2026, ibis Gading Serpong terus menghadirkan berbagai inovasi melalui pengalaman…

19 jam ago