EDUKASI

Gubernur Banten Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten harus memberi dampak nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Tren positif ekonomi, kata dia, tidak boleh berhenti di angka statistik semata.

Hal itu disampaikan Andra saat membuka Seminar Nasional bertajuk Menakar Daya Ungkit Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, Kesehatan, dan Inovasi (KEK ETKI) Banten sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru di Marketing Office BSD City, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/2/2026).

Andra mengatakan Program Strategis Nasional (PSN) KEK ETKI di Tangerang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan percepatan pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, berdasarkan rilis BPS pada 5 Februari lalu, indikator pembangunan Banten menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 mencapai 5,37 persen. Angka kemiskinan dan pengangguran turun, serta rasio Gini juga membaik,” kata Andra.

Meski begitu, Andra menekankan kehadiran KEK ETKI harus memberikan manfaat konkret bagi masyarakat, bukan sekadar simbol kemajuan teknologi.

“KEK ETKI ini harus berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pembangunan. Hasil seminar akan menjadi acuan strategis dalam perencanaan ekonomi Banten yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Seminar yang diinisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Iwan Hermawan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempercepat optimalisasi investasi di sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan.

“Kami menghadirkan sekitar 200 peserta dari berbagai latar belakang untuk memberikan perspektif dan catatan penting bagi pengembangan Banten ke depan,” ujar Iwan.

Sementara itu, Ketua Komisi Ekonomi Industri PWI M Sarwani menilai kawasan Tangerang Raya memiliki infrastruktur yang sangat memadai untuk menarik investor. Ia optimistis KEK ETKI akan menjadi magnet investasi baru di Banten.

“Kawasan ini siap mendukung KEK ETKI sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Asnawi Abdullah, Kepala Badan Usaha Pembangunan dan Pengelola KEK ETKI Banten Lindawati Chandra, serta perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan RI. (Red)

Deni

Recent Posts

Wagub Banten Puji QRIS: Transaksi Cepat, Transparan hingga Lintas Negara

JAKARTA, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memuji kemudahan pembayaran menggunakan Quick Response Code…

13 jam ago

Pemprov Banten Luncurkan QRIS Samling, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah

SERANG, – Pemprov Banten meluncurkan QRIS Samling Movement untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor…

1 hari ago

Gubernur Banten Sambangi Keluarga 2 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

DEPOK, – Gubernur Banten Andra Soni menyambangi kediaman keluarga dua jurnalis yang hilang kontak saat meliput…

1 hari ago

Kapolres Lebak Takziah ke Rumah Jurnalis ANTARA yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAK

LEBAK, – Duka menyelimuti keluarga almarhum M Bagus Khoirunas, jurnalis Kantor Berita ANTARA yang hilang…

1 hari ago

Ketum DPP KNPI Dukung Kuliah Gratis: Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

JAKARTA, – Wacana menggratiskan pendidikan hingga perguruan tinggi mendapat dukungan dari Ketua Umum Dewan Pengurus…

1 hari ago

Bupati Pandeglang Koordinasi dengan SAR Buka Peluang Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK Arupadhatu I

PANDEGLANG, – Harapan menemukan lima jurnalis dan dua anak buah kapal (ABK) yang masih hilang…

2 hari ago