GAYA HIDUP

Gandeng Pecinta Alam, AOPGI Banten Inisiasi Gerakan Reboisasi Gunung Pulosari

SERANGAsosiasi Olahraga Panjat Gunung Indonesia (AOPGI) Banten menginisiasi gerakan reboisasi alam Gunung Pulosari, yang akan dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026, pukul 07.30 WIB.

Koordinator Gerakan Reboisasi Gunung Pulosari, Deden Hilmansyah mengatakan, gerakan reboisasi Gunung Pulosari ini akan melibatkan berbagai unsur mulai dari pelajar, mahasiswa, masyarakat, AOPGI Banten dan komunitas pecinta alam.

“Yang akan meramaikan gerakan reboisasi ini adalah masyarakat dan para generasi muda, karena generasi muda ini adalah kunci dalam memastikan bahwa pesan pelestarian tidak berhenti di kegiatan, tetapi terus hidup dalam tindakan,” kata Deden kepada Bantenonline, Senin 13 April 2026.

Dikatakan Deden, gerakan reboisasi alam ini telah mendapat dukungan dari berbagai pihak mulai dari Pattiro Banten, Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, serta seluruh komunitas dan organisasi lingkungan di Banten. 

“Gerakan reboisasi Gunung Pulosari ini menegaskan bahwa menjaga alam adalah investasi jangka panjang demi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Olahraga Panjat Gunung Indonesia (AOPGI) Banten, Deni Ahmad Fanani mengatakan, bahwa gerakan reboisasi alam di Gunung Pulosari ini sebagai upaya pelestarian alam yang berada di Kawasan Gunung Pulosari.

“Kegiatan ini merupakan upaya kita dalam melestarikan alam, karena alam bagian dari green safety initiative,” kata Deni.

Dijelaskan Deni, reboisasi alam ini sebuah gerakan terpadu yang menggabungkan konservasi, edukasi, dan keselamatan dalam aktivitas alam terbuka.

“Dengan pendekatan yang menekankan bahwa reboisasi bukan sekadar aktivitas menanam pohon, tetapi upaya strategis memulihkan keseimbangan ekosistem melalui penanaman tanaman endemik yang beragam,” jelasnya.

Lebih dari itu, esensi terpenting dari kegiatan ini adalah menanamkan nilai-nilai dan pemahaman tentang kelestarian alam dan keanekaragaman hayati agar selalu tertanam dalam diri masing-masing peserta.

“Esensinya kami ingin nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan ini selalu melekat dalam diri masing-masing,” ujarnya.

“Terlebih, pohon yang ditanam hari ini mungkin akan tumbuh dalam hitungan tahun, tetapi kesadaran yang ditanam harus hidup dan berkembang sepanjang waktu, inilah fondasi utama dari keberlanjutan,” sambungnya.

Lebih lanjut Deni menyampaikan, untuk mewujudkan green safety initiative dibutuhkan empat aspek utama diantaranya yaitu, konservasi lingkungan, edukasi lingkungan, keselamatan aktivitas alam terbuka, serta penguatan partisipasi publik. 

“Implementasinya mencakup aksi penanaman, edukasi lingkungan, pelatihan keselamatan, dan kampanye konservasi berbasis komunitas,” tandasnya. (Aldo Marantika)

redaksi

Recent Posts

Balik ke Sekolah, Mentrans Iftitah Jadi Pembina Upacara Saya Datang Sebagai Alumni, Bukan Menteri

PANDEGLANG, – Ada yang spesial dari kunjungan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara ke SMP…

1 jam ago

DPRD Pandeglang Acungi Jempol TNI AD Bangun Jalan 18 Km di Cimanggu

PANDEGLANG, – TNI Angkatan Darat (AD) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Sebanyak 18 kilometer jalan…

2 jam ago

105 Siswa Banten Dibidik Tembus Kampus Dunia Lewat Program Super Camp

PANDEGLANG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tak mau talenta muda daerah hanya jago kandang. Sebanyak…

1 hari ago

Buka Turnamen Catur Pelajar, Dimyati Ingin Lahir Grandmaster dari Banten

TANGERANG, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah punya harapan besar dari turnamen catur pelajar…

1 hari ago

Buka POMPROV Banten 2026, Andra Soni: Cetak Juara Tak Bisa Instan, Harus Dimulai dari Pembinaan

CILEGON, – Gubernur Banten Andra Soni punya ambisi besar di dunia olahraga. Dia ingin prestasi…

1 hari ago

Camat Koroncong Ajak Warga Perkuat Kebersamaan di Peringatan Maulid Nabi

PANDEGLANG, – Camat Koroncong Sihabudin mengajak masyarakat memperkuat kerukunan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam…

2 hari ago