PANDEGLANG, – Banjir akibat luapan Sungai Cilemer kembali merendam permukiman warga di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (8/2/2026). Sedikitnya empat kampung terdampak dalam peristiwa tersebut.
Luapan sungai mulai menggenangi rumah-rumah warga sekitar pukul 10.22 WIB. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu Sungai Cilemer dan sejumlah kawasan di Kabupaten Pandeglang.
Perangkat Desa Idaman, Endang Suhendar, mengatakan ketinggian air di permukiman warga berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter. Arus air dilaporkan mengalir cukup deras sehingga warga diminta tetap waspada.
“Air mengalir deras dan merendam permukiman warga dengan ketinggian sekitar 30 sampai 50 sentimeter,” ujar Endang saat dikonfirmasi, Minggu (8/2/2026).
Ia menjelaskan, banjir kali ini merupakan kejadian kedelapan yang melanda Desa Idaman sepanjang Januari hingga Februari 2026. Hingga Minggu malam pukul 19.00 WIB, kondisi banjir belum menunjukkan tanda-tanda surut.
“Air masih terus naik dan sampai malam ini belum surut,” katanya.
Warga berharap banjir segera surut agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal. Luapan Sungai Cilemer yang berulang setiap musim hujan masih menjadi ancaman bagi warga Desa Idaman.
“Semoga banjir cepat surut sehingga warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkas Endang. (Red)
SERANG – Kepedulian terhadap lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak…
PANDEGLANG, – Gubernur Banten Andra Soni ikut langsung dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak…
PANDEGLANG, – Suasana haru mewarnai Posko SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9/2026) pagi.…
PANDEGLANG, – Keselamatan berkendara menjadi perhatian serius Subdenpom III/4-3 Pandeglang. Bersama Satlantas Polres Pandeglang dan…
PANDEGLANG, - Musibah hilangnya lima jurnalis dan tiga awak kapal di perairan sekitar Gunung Anak…
PANDEGLANG, – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke…