DPRD Pandeglang Datangi Rumah Reyot Adit, Belikan Tanah untuk Rumah Layak Huni

PANDEGLANG, – DPRD Kabupaten Pandeglang merespons cepat dengan mendatangi rumah reyot yang dihuni Adit, anak di bawah umur yang mengurus tiga adiknya. Salah satu adiknya, Zara Durotun Nazfia (13), sebelumnya sempat dilaporkan hilang ke polisi.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Pandeglang Tb Agus Khotibul Umam dari Fraksi Golkar bersama anggota DPRD Pandeglang dari Dapil 5. Mereka di antaranya Erin Febriana (Fraksi Gerindra), Aam Apandi (Fraksi PDIP), dan Dede Sumantri (Fraksi PKS). Para anggota dewan ini sebelumnya juga telah memberikan bantuan awal kepada Adit dan ketiga adiknya.

Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKS, Dede Sumantri, membenarkan pihaknya turun langsung melihat kondisi keluarga tersebut. Ia menyebut rumah yang ditempati Adit dan adik-adiknya sangat tidak layak huni.

“Kami datang bersama Ketua DPRD mewakili seluruh anggota DPRD Pandeglang untuk melihat langsung kondisi Adit dan tiga adiknya yang tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni,” kata Dede saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Dede menjelaskan, upaya mendapatkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah sempat terkendala status tanah yang ditempati Adit, karena merupakan milik orang lain. Untuk mengatasi hal tersebut, para anggota DPRD Pandeglang berinisiatif membelikan sebidang tanah untuk Adit dari hasil iuran bersama.

“Kami tadi langsung membelikan tanah agar bisa dimiliki Adit. Ini bentuk kepedulian DPRD Pandeglang terhadap kondisi Adit yang tinggal di gubuk reyot dan sempat viral di media,” ujarnya.

Terlihat para anggota DPRD Pandeglang menyaksikan pengukuran tanah seluas 50 meter persegi untuk Adit bersama tiga orang adiknya.

Selanjutnya, DPRD Pandeglang akan berupaya mencarikan bantuan pembangunan rumah layak huni agar Adit dan ketiga adiknya bisa tinggal dengan aman dan nyaman.l

Sementara Ketua DPRD Pandeglang, Tb. Agus Khotibul Umam belum bisa dimintai keterangan terkait hal tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Fraksi PKS DPRD Pandeglang Dede Sumantri mengaku prihatin melihat kondisi rumah yang dihuni Zara Durotun Nazfia. Zara yang sempat dilaporkan hilang kini telah ditemukan dan diketahui putus sekolah. Ia memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan di pesantren.

Zara tinggal bersama kakaknya, Adit, dan tiga adiknya sejak kedua orang tuanya bercerai. Ayah mereka diketahui merantau ke Merauke, Papua, sementara ibunya menikah kembali dan tinggal di Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang. (Red)

Editor (Deni)

Recent Posts

Ditengah Efesien, Pemprov Banten akan Lakukan Pergeseran Anggaran 2026

SERANG - Ditengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Provinsi Banten berencana akan melakukan pergeseran Anggaran Pendapatan…

13 jam ago

Polda Banten Bongkar Praktik Pengoplosan LPG, Tiga Pelaku Diamankan

SERANG - Kepolisian Daerah Banten, melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), berhasil membongkar kasus pengoplosan…

13 jam ago

Kapolda Banten Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi

SERANG - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengikuti acara ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih…

13 jam ago

Pemprov Banten akan Maksimalkan Layanan Bus Shuttle untuk Antar Jemput ASN

SERANG - Pemerintah Provinsi Banten dalam waktu dekat akan mengoptimalkan layanan bus shuttle untuk antar…

13 jam ago

Pasar Badak Bakal Disulap Jadi Modern, Pedagang Siap Go Digital

PANDEGLANG, –Kabar baik buat warga Pandeglang. Pemkab setempat berencana merevitalisasi Pasar Badak yang kondisinya kini…

15 jam ago

Aliansi Buruh-Pemprov Banten Sepakat Jaga Hubungan Industrial Kondusif

SERANG, –Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang menekankan pentingnya menjaga hubungan industrial…

16 jam ago