Capaian Target PAD PBB di Pandeglang Masih Rendah, Baru Tercatat Rp.14 Miliar

Pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih rendah hingga pertengahan Juli 2025 dari yang telah ditetapkan sebesar Rp.43,4 Miliar pertahun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pandeglang, Ramadani mengatakan bahwa target PBB-P2 tahun ini ditetapkan sebesar Rp43,4 miliar.

Namun menurut Ramadani selaku Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pandeglang, dari target tersebut hingga 18 Juli 2025, realisasinya baru mencapai sekitar Rp.14 miliar atau 32,25 persen.

“Alhamdulillah, per 18 Juli sudah terkumpul Rp.14,022 miliar. Itu baru sekitar 32,25 persen dari target yang telah ditetapkan. Harusnya di akhir Juli minimal 50 persen,” ungkap Ramadani kepada media, Selasa (22/07/2025).

Untuk mendongkrak capaian PBB-P2, lanjut Ramadani, Bapenda bersama Satuan Tugas (Satgas) PAD Kabupaten Pandeglang rutin turun ke lapangan menyasar kecamatan dan desa untuk memberikan edukasi langsung kepada para camat dan kepala desa.

“Pemungutan pajak PBB itu dibagi tiga buku yaitu Buku I oleh kepala desa, Buku II oleh camat, dan Buku III oleh Bapenda. Kami terus dorong agar mereka aktif melakukan penagihan,” ujarnya.

Diakui Ramadani, rendahnya realisasi pajak banyak disebabkan oleh keterlambatan penyetoran dari petugas di lapangan.

“Uang yang diterima dari wajib pajak sering kali tidak langsung disetorkan ke kas daerah,” katanya.

“Kadang setelah terima uang, tidak langsung disetor. Ada yang menunda seminggu, bahkan sampai sebulan. Ini sangat berisiko. Kalau uang itu dipakai dulu, bisa jadi ranah korupsi,” sambungnya lagi.

Guna mencegah hal itu, Bapenda memperkuat tim penagih. Tim tersebut bertugas mengecek kesesuaian antara jumlah Surat Pemberitahuan Pajak (SPP) yang disebar dengan jumlah dana yang telah disetorkan.

Selain itu, berbagai metode pembayaran non-tunai telah disediakan. Masyarakat bisa membayar melalui aplikasi ‘BJB Bisa’, layanan e-banking, hingga melalui gerai Indomaret, Alfamart, dan kantor pos.

“Kami imbau para wajib pajak agar lebih proaktif. Sekarang sudah mudah, gak perlu nunggu ditagih. Pembayarannya bisa lewat berbagai cara,” imbaunya.

Meski PBB-P2 masih rendah, sejumlah jenis pajak daerah lainnya justru menunjukkan performa positif.

Pajak air bawah tanah bahkan telah melampaui target dengan capaian 106 persen.

“Pajak air bawah tanah sudah melebihi target. Nanti akan kita sesuaikan dalam perubahan APBD,” tambahnya.

Sementara itu, pajak hotel tercatat telah mencapai 74 persen, restoran 61 persen, dan pajak hiburan 53 persen. Capaian tersebut menunjukkan tren yang cukup menggembirakan.

Ke depan ditambahkannya, bahwa Bapenda akan fokus pada pemutakhiran data. Ramadani menyebut banyak lahan yang sudah beralih fungsi menjadi perumahan, namun belum tercatat secara akurat dalam sistem perpajakan.

“Kami sedang mendata ulang, terutama perumahan baru. Awalnya lahan kosong, sekarang sudah jadi permukiman. Nilai PBB-nya harus segera disesuaikan,” pungkasnya. (Den)

Deni

Recent Posts

Bupati Pandeglang Ajukan Dukungan Anggaran ke Kementerian PU untuk Perbaikan Jalan

PANDEGLANG, – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajukan dukungan anggaran kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU)…

17 jam ago

Kadin Bertemu Mentan, Petani Berpeluang Dapat Benih Unggul hingga Pembiayaan Murah

LEBAK, – Angin segar berembus bagi petani. Pemerintah menyiapkan berbagai program untuk meningkatkan produktivitas sekaligus…

20 jam ago

Pemkab Tangerang Sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum bagi Pemerintah Desa

TANGERANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC)…

2 hari ago

Perumdam Tirta Kalimaya Pastikan Pasokan Air Bersih di Lebak Aman Selama Kemarau

LEBAK, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memastikan pasokan air…

2 hari ago

Oktober 2026, Semua Produk Wajib Bersertifikat Halal Tak Kantongi Sertifikat Halal, Pelaku Usaha Terancam Sanksi hingga Pidana

PANDEGLANG, – Seluruh produk yang dipasarkan di Indonesia, baik barang konsumsi maupun produk industri, wajib…

2 hari ago

Disdikpora Pandeglang Benahi Fasilitas Olahraga, Optimistis PAD Tembus Rp 271 Juta

PANDEGLANG, – Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang terus…

2 hari ago