BERITA HOT

Bukan Sekadar HUT Banten, Pekan Kebudayaan Jadi Panggung Baru Seni Tradisi

SERANG, – Peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten tahun 2026 tak melulu soal seremoni. Pemerintah Provinsi Banten lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menghidupkan ruang publik dengan beragam seni tradisi.

Melalui Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026, masyarakat disuguhi berbagai kesenian. Mulai qasidah rebana, tari tradisi, lagu daerah, pedalangan anak hingga seni suara daerah.

Tak hanya menjadi panggung bagi para seniman, kegiatan ini juga melibatkan sanggar, organisasi kebudayaan dan masyarakat.

Rangkaian acara digelar di sejumlah lokasi. Mulai kawasan bersejarah Banten Lama hingga Plaza Aspirasi Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Qasidah Meriahkan Banten Lama

Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 dibuka dengan Festival Qasidah Rebana pada 3 Oktober 2026.

Lokasinya di halaman Masjid Agung Banten Lama. Sebanyak 16 grup qasidah dari kabupaten/kota se-Banten ambil bagian dalam festival yang digelar bekerja sama dengan LASQI Nusantara Jaya.

Para pelaku seni dan budaya tampil meriahkan HUT Banten ke-26 di lokasi ruang publik.

Pengurus DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Banten, Hj Ade Yuliasih, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Festival ini menjadi wadah memperkenalkan sekaligus mengembangkan seni qasidah di Banten.

Pemilihan Banten Lama juga bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan salah satu pusat sejarah dan religiusitas Banten.

Ngelanglang Banten Jadi Tari Selamat Datang

Sehari berselang, tepatnya 4 Oktober 2026, giliran seni tari mendapat panggung.

Bidang Kebudayaan Dindikbud Banten bersama Asosiasi Seniman Tari Indonesia (ASETI) Banten meluncurkan karya tari Ngelanglang Banten.

Sebanyak 50 penari dari 12 sanggar seni se-Banten membawakan karya tersebut di halaman Sekretariat Daerah Provinsi Banten.

Ngelanglang Banten berarti menjelajah Banten. Tarian ini menggambarkan keberagaman budaya dari berbagai wilayah di Tanah Jawara.

Ada tiga karakter budaya yang dirangkai dalam karya tersebut. Yakni Banten Selatan dengan akar Sunda Banten, Banten Utara dengan karakter Jawa Serang, serta Banten Timur atau Tangerang Raya yang mendapat pengaruh budaya Betawi.

Ketiganya diramu menjadi satu karya yang menggambarkan keberagaman budaya Banten.

Tak berhenti sebagai pertunjukan. Ngelanglang Banten diproyeksikan menjadi Tari Selamat Datang Provinsi Banten.

Tarian ini nantinya dapat digunakan untuk menyambut tamu kehormatan maupun dalam berbagai kegiatan resmi pemerintah daerah.

40 Lagu Daerah Dihidupkan Lagi

Upaya menjaga budaya Banten juga dilakukan melalui musik.

Dalam Sidang Paripurna HUT Banten di Gedung DPRD Provinsi Banten, Dindikbud Banten bersama PAMMI Banten memperkenalkan 40 lagu daerah Banten.

Kumpulan lagu tersebut dikemas dalam bentuk flashdisk dan dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya dokumentasi serta pengenalan kembali lagu daerah Banten.

Langkah ini dinilai penting karena sejumlah lagu daerah yang pernah populer mulai jarang dikenal dan dinyanyikan generasi muda.

Dengan dokumentasi dan penyebarluasan, lagu-lagu tersebut diharapkan tak hilang dari ingatan masyarakat Banten.

Dalang Cilik Belajar dari Maestro

Panggung budaya juga diberikan kepada anak-anak.

Festival Dalang Anak digelar di Plaza Aspirasi KP3B. Sebanyak 10 dalang anak tampil dalam dua kategori usia, yakni 5-9 tahun dan 9-12 tahun.

Mereka bukan hanya tampil di depan penonton. Para peserta juga mendapat kesempatan belajar langsung dari sejumlah maestro pedalangan.

Dewan juri menghadirkan dalang asal Jawa Barat. Di antaranya Dr Wawa Gunawan, M.Sn dari Wayang Ajen, Ki Wawan Dede Amung Sutarya dan Ki Dandan Dede Amung Sutarya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus PEPADI Pusat dan PEPADI Banten serta Ketua PEPADI Jawa Barat H Darsa.

Festival ini menjadi salah satu cara mengenalkan dunia pedalangan kepada generasi muda sejak usia dini.

Sawara Banten Jadi Penutup

Rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 ditutup dengan Lomba Sawara Banten di Plaza Aspirasi KP3B.

Sebanyak 65 penyanyi dari berbagai daerah di Banten tampil membawakan lagu-lagu daerah.

Tak hanya pertunjukan seni, acara juga diramaikan puluhan stan UMKM.

Masyarakat bisa menikmati pertunjukan seni sekaligus berbagai produk UMKM. Seni dan ekonomi kreatif pun bertemu dalam satu ruang.

Kebudayaan Jangan Cuma Jadi Pajangan

Rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 menjadi bagian dari upaya Dindikbud Banten membawa seni tradisi lebih dekat kepada masyarakat.

Kebudayaan tak hanya ditempatkan sebagai pelengkap seremoni. Seni tradisi diberi panggung untuk tampil, dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.

Mulai qasidah rebana di Banten Lama, Ngelanglang Banten, 40 lagu daerah, Festival Dalang Anak hingga Sawara Banten, semuanya dirangkai dalam satu agenda kebudayaan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Provinsi Banten Rohaendi mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali ruang bagi kebudayaan Banten.

Hal itu disampaikan Rohaendi saat berbincang dengan wartawan pada Rabu (11/10/2026) di ruang kerjanya.

Menurut dia, kebudayaan tidak cukup hanya disimpan dalam bentuk dokumentasi.

“Budaya perlu dipentaskan, dikenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Pekan Kebudayaan Daerah Banten 2026 pun diharapkan tak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT Banten.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan budaya Banten sekaligus menjaga agar seni tradisi tetap hidup di tengah masyarakat. (Red)

Deni

Recent Posts

Wagub Dimyati Ungkap Strategi Banten Perkuat Ketahanan Pangan ke Peserta Sespimti Polri

SERANG, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memaparkan strategi Pemprov Banten dalam memperkuat ketahanan…

6 jam ago

Dandim Pandeglang Pimpin Penerimaan 10 Personel Baru

PANDEGLANG, – Komandan Kodim (Dandim) 0601/Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Futra, S.I.P., memimpin langsung upacara…

14 jam ago

Subdenpom Pandeglang Koordinasi dengan PUPR, Perkuat Sinergi TNI-Pemkab

PANDEGLANG, – Komandan Subdenpom III/4-3 Pandeglang Kapten Cpm Eman, S.IP melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan…

15 jam ago

Remaja 16 Tahun di Pandeglang Dilaporkan Hilang, Pergi Naik Scoopy Merah

PANDEGLANG, – Seorang remaja perempuan bernama Dinda Destiana binti Hendra Sumanjaya (16) dilaporkan hilang setelah…

1 hari ago

Kapolres Pandeglang Sambangi Subdenpom, Bawa Kue HUT ke-81 TNI

PANDEGLANG, – Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono bersama jajaran menyambangi markas Subdenpom III/4-3 Pandeglang. Kunjungan…

1 hari ago

HUT ke-81 TNI, Polsek Cibaliung Sambangi Koramil Bawa Tumpeng dan Kue Ultah

PANDEGLANG, – Polsek Cibaliung menyambangi Koramil Cibaliung dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Kedatangan jajaran…

2 hari ago