EDUKASI

Andra Soni: Safari Ramadan Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Ruang Dialog Cari Solusi

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemprov Banten bukan hanya agenda seremonial tahunan. Kegiatan itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog antara pemerintah dengan masyarakat untuk mencari solusi berbagai persoalan di lapangan.

Hal itu disampaikan Andra saat bertemu warga Banjar Asri di Masjid Jami Nurul Huda, Perumahan Banjar Asri, Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (5/3/2026).

“Safari Ramadan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah silaturahmi dan dialog antara pemerintah dan masyarakat,” ungkap Andra.

Kedatangan Andra bersama unsur Forkopimda dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disambut antusias warga. Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang dilakukan Pemprov Banten sejak awal bulan puasa.

Dalam kesempatan itu, Andra menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah.

Ia menegaskan, kepercayaan tersebut akan dijaga untuk mewujudkan visi Banten Maju, Adil Merata, dan Tidak Korupsi.
Di hadapan warga, Andra juga menyoroti fokus Pemprov Banten pada sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

Menurutnya, pada 2025 sebanyak 60.705 siswa yang tidak tertampung di SMA, SMK dan SKh negeri telah difasilitasi masuk sekolah swasta melalui skema kerja sama program Sekolah Gratis.

Program tersebut, kata Andra, akan terus diperluas, termasuk menjangkau Madrasah Aliyah swasta. Ia berharap dukungan masyarakat dan DPRD agar program unggulan itu dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak siswa.

Selain pendidikan, Andra juga menyinggung persoalan lapangan kerja. Ia mengungkapkan, investasi di Provinsi Banten tahun lalu mencapai sekitar Rp 130,2 triliun. Namun, penyerapan tenaga kerja baru sekitar 214 ribu orang.

“Artinya, kita harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dan mendapatkan peluang kerja,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Pemprov Banten bersama Baznas juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.

Di antaranya bantuan Rp 10 juta untuk Masjid Jami Nurul Huda, bantuan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan untuk pondok pesantren, 100 paket sembako, bantuan bagi guru ngaji dan marbot masjid, serta kursi roda dan tongkat bantu jalan bagi lansia.

Selain itu, bantuan pendidikan diberikan kepada tujuh siswa tingkat SLTA masing-masing sebesar Rp 1,2 juta.

Pemprov Banten juga menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp 25 juta kepada Asep Purnomo.

Sementara dua lembaga, Yayasan Rosi dan Peduli Insani, masing-masing menerima bantuan pengadaan air bersih sebesar Rp 15 juta. (Red)

Deni

Recent Posts

Kapolda Banten Kasih Sepeda Listrik ke Pelajar Korban Dugaan Jambret

SERANG, – Perhatian Kapolda Banten Irjen Pol Hengki tertuju kepada Muhamad Ridwan Januar Nainggolan, 16…

48 menit ago

Porprov VII Banten Tinggal Hitungan Pekan, Pilar Saga Pastikan Persiapan Terus Berjalan

bantenonline.com – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 semakin dekat. Kota Tangerang Selatan…

5 jam ago

DPRD Pandeglang Soroti Realisasi PBB Desa yang Masih di Bawah 20 Persen

PANDEGLANG, – DPRD Kabupaten Pandeglang menyoroti realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di sejumlah desa…

6 jam ago

DPRD Pandeglang Soroti Manasik Haji Anak PAUD

PANDEGLANG, – Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang menyoroti pelaksanaan manasik haji bagi anak Pendidikan Anak…

9 jam ago

Deklarasi Akbar BPPKB Banten HDS Digelar di Pandeglang, Adi Kurnia: Kami Ingin Ubah Stigma Organisasi Jawara

PANDEGLANG, – Ribuan anggota Barisan Perubahan Pemersatu Keluarga Besar Banten (BPPKB) Banten HDS memadati Pandeglang,…

24 jam ago

Inflasi Lebak Tertinggi di Banten, Dewan Desak Pemkab Bergerak Cepat

LEBAK, – Lampu kuning menyala di Kabupaten Lebak. Inflasi daerah ini mencapai 4,00 persen secara…

1 hari ago