BERITA HOT

Proyek Tol Serang–Panimbang Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2027

PANDEGLANG, -Pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang terus dikebut. PT Wijaya Karya (Wika) selaku pelaksana proyek menyatakan bahwa progres pembangunan Seksi 2 dan Seksi 3 kini telah mencapai tahap akhir, meski masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Humas PT Wika, Muhammad Al Baqir, mengatakan progres pembangunan Seksi 2 Serang–Cileles sudah mencapai 95 persen. Adapun Seksi 3 terbagi menjadi dua paket, yakni 3A dan 3B. Untuk Seksi 3A progresnya telah mencapai 99 persen, sementara di Seksi 3B yang terbagi dalam empat paket, dua di antaranya telah sesuai target konstruksi, dan dua paket lainnya masih menunggu proses pendanaan.

“Untuk Seksi 2 masih terdapat kendala di lapangan karena ada beberapa bidang lahan yang belum dibebaskan, terutama di Simpang Cikulur–Cileles. Sesuai jadwal PPK, pembebasan lahan ditargetkan selesai pada Desember 2025. Total ada 21 bidang yang harus dituntaskan,” ujar Al Baqir saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (18/11/2025).

Menurut dia, penyelesaian ruas tol ini penting untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, khususnya  akses menuju kawasan wisata dan industri.

“Kami berharap Tol Serang–Panimbang bisa segera rampung karena menjadi motor akselerasi pertumbuhan ekonomi Banten, penunjang KEK Tanjung Lesung, serta membuka potensi industri dan wisata lainnya. Tol ini juga akan mempermudah mobilitas atau aksesibilitas masyarakat dari Jabodetabek menuju Banten,” terangnya.

Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Seksi 3 Tol Serang–Panimbang diproyeksikan selesai pada 2027. Ruas tersebut meliputi Seksi 3A Cileles–Bojong sepanjang 17,46 kilometer dan Seksi 3B Bojong–Panimbang sepanjang 15,54 kilometer.

Direktur Utama Wika, Agung Budi Waskito, menjelaskan bahwa pembangunan tol ini tidak hanya bertujuan mempercepat waktu tempuh—yang dapat dihemat hingga tiga jam—melainkan juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tol Serang–Panimbang diharapkan meningkatkan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, serta destinasi wisata di sekitarnya seperti Ujung Kulon dan kawasan pesisir Banten lainnya.

“Pembangunan Tol Serang–Panimbang bukan hanya tentang mempercepat distribusi barang dan mobilitas, tapi juga menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan efisiensi rantai pasok logistik,” kata Agung kepada media.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur ini selaras dengan program Asta Cita, yang menekankan pemerataan ekonomi dari daerah serta peningkatan kemandirian nasional melalui konektivitas dan aksesibilitas. (Red)

Deni

Recent Posts

Irbansus Banten: Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Harus Jadi Teladan Integritas

TANGERANG, –Korupsi tidak selalu berawal dari penyalahgunaan anggaran bernilai miliaran rupiah. Kebiasaan yang kerap dianggap…

4 jam ago

Di Tengah APBD Banten Terus Menyusut, Anggaran Jasa Tenaga Ahli Malah Naik Hingga Rp55 Miliar

Bantenonline.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten terus mengalami penyusutan dalam tiga…

6 jam ago

25 Tahun Menanti, Warga Mekarsari Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Bang Andra

SERANG, –Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, menyambut antusias pembangunan Jembatan Piano yang digagas…

7 jam ago

Gubernur Andra Soni Sambut Banten Jadi Tuan Rumah HUT Ikatan Notaris Indonesia ke-118

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi jajaran Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Gedung Negara…

9 jam ago

Wagub Banten Laporkan Program Sekolah Gratis ke KSP Dudung

TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma melaporkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf…

9 jam ago

Asda III Banten Buka Pelatihan Kepemimpinan, 159 ASN Ikuti PKA dan PKP

PANDEGLANG, –Asisten Daerah (Asda) III Provinsi Banten, Dr. Hj. Rina Dewiyanti, SE, MSi, membuka Pelatihan…

11 jam ago