BERITA HOT

150 KK di Kadomas Terancam Tergusur, Reaktivasi Jalur KA Belum Jelas

PANDEGLANG, –Rencana reaktivasi jalur Kereta Api Rangkasbitung-Kadomas membuat ratusan warga di Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, dihantui ketidakpastian. Sebanyak 150 lebih Kepala Keluarga (KK) yang telah puluhan tahun menempati lahan milik PT KAI terancam tergusur.

Hingga kini, proyek strategis nasional tersebut belum menunjukkan kejelasan, terutama terkait pembebasan lahan maupun kompensasi bagi warga terdampak.

Lurah Kadomas, Emil Salim, membenarkan adanya rencana pengaktifan kembali jalur kereta api tersebut. Menurut dia, sedikitnya 150 lebih KK masuk dalam daftar warga terdampak.

“Kurang lebih ada 150 KK yang terdampak reaktivasi jalur kereta api. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan soal kompensasi karena PT KAI juga belum memberikan konfirmasi resmi,” ujar Emil kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Emil menjelaskan, rencana reaktivasi sebelumnya sempat dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Pandeglang pada 2024. Saat itu, PT KAI disebut akan lebih dulu menyelesaikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan proses pembebasan lahan.

“Waktu itu direncanakan pembebasan lahan dilakukan tahun 2025. Tapi karena ada refocusing anggaran, akhirnya ditunda ke 2026. Sampai sekarang belum ada penjelasan lanjutan,” katanya.

Menurut Emil, warga sudah menempati area stasiun dan jalur rel di Kadomas sejak jalur KA Rangkasbitung-Labuan berhenti beroperasi pada 1982.

Ia juga mengungkapkan, pemerintah pusat sempat mengalokasikan anggaran sekitar Rp11 miliar untuk pembebasan lahan atau kompensasi warga terdampak.

“Informasinya anggaran itu sempat disiapkan kementerian setelah ada pertemuan antara PT KAI, Kementerian Perhubungan, Bappeda, dan Ibu Bupati. Tapi karena efisiensi anggaran, sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ungkapnya.

Meski demikian, Emil memastikan warga memahami bahwa lahan yang ditempati merupakan aset milik PT KAI. Masyarakat, kata dia, pada prinsipnya siap direlokasi apabila proyek reaktivasi benar-benar direalisasikan. (Red)

Deni

Recent Posts

Tiga Ruas Jalan Rusak di Dapil III Pandeglang Diminta Segera Diperbaiki

PANDEGLANG, – Tiga ruas jalan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami…

49 menit ago

Hotel Tentrem Jakarta: Kemerdekaan dalam Tentrem, Sebuah Perayaan Ketenangan di Bulan Kemerdekaan

Bantenonline.com - Ada kemerdekaan yang dirayakan dengan pawai dan bendera Merah Putih yang berkibar. Ada…

6 jam ago

Satlantas Polres Pandeglang Gencar Sosialisasi Tilang ETLE

PANDEGLANG, – Satlantas Polres Pandeglang, Polda Banten terus menggencarkan sosialisasi penerapan tilang elektronik atau Electronic…

14 jam ago

Desa Weru Jadi Pilot Project Smart Village, Pelayanan Warga Bakal Makin Gampang

PANDEGLANG, – Desa Weru, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, mulai dipoles menjadi smart village. Program ini…

15 jam ago

Gubernur Andra Soni Dukung Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan di Lebak

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni memberikan lampu hijau terhadap rencana pelaksanaan Jambore Nasional Pemuda…

20 jam ago

Gubernur Andra Soni Komitmen Optimalkan Program Strategis Presiden Prabowo di Banten

Gubernur Andra Soni menegaskan implementasi program-program strategis Presiden Prabowo Subianto di Provinsi Banten sudah terlaksana…

23 jam ago