Caption: Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan saat diwawancara terkait sertifikasi aset Pemprov Banten,/Aldo Marantika/Bantenonline.
SERANG – Sekretaris Daerah Banten Deden Apriandhi Hartawan mengakui, bahwa hingga saat ini masih banyak aset milik Pemerintah Provinsi Banten, yang belum tersertifikasi.
“Memang kita akui masih banyak aset-aset yang belum tersertifikasi, belum memiliki atas hak, tentunya ini harus segera diselesaikan,” kata Deden kepada Bantenonline, Rabu 22 April 2026.
Dikatakan Deden, dari total 1.528 bidang tanah, sedikitnya masih ada sekitar 149 bidang tanah milik Pemprov Banten yang belum tersertifikasi. Oleh karena itu, Deden meminta kepada UPT Pemanfaatan Aset untuk segera menyelesaikan hal tersebut.
“Iya banyak, dari sekian ribu bidang tanah pokonya kurangnya hanya 149 bidang tanah, jadi hanya kurang 33 persen lagi dari jumlah keseluruhan,” ungkapnya.
Menurut Deden, persoalan ini harus segera diselesaikan agar aset-aset yang dimiliki Pemprov Banten bisa memperoleh kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan aset, agar terhindar dari sengketa, sekaligus menjamin tertib administrasi dan keamanan aset.
“Sertifikasi ini penting untuk pengoptimalan pengelolaan aset, serta meningkatkan nilai investasi atas aset tersebut,” ujarnya.
Selain itu, aset-aset yang telah tersertifikasi juga dapat dikelola untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta bisa dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat di Provinsi Banten.
“Kenapa harus segera diselesaikan, karena kita berharap dari aset-aset yang dimiliki Pemprov Banten bisa menjadi salah satu objek yang dapat meningkatkan pendapatan, karena kalau masih mengandalkan sumber pendapatan yang ada saat ini itu sudah stagnan,” terangnya.
Lebih lanjut Deden berharap dengan digencarkannya sertifikasi aset ini, aset-aset Pemprov Banten dapat memiliki kepastian hukum, keamanan aset, dan lebih tertib dalam tata pengelolaannya.
“Mudah-mudahan sisanya ini bisa segera tersertifikasi agar memiliki kepastian hukum, dan tata kelola yang lebih tertib,” harapnya.
SERANG - Pemerintah Provinsi Banten dalam waktu dekat akan mengoptimalkan layanan bus shuttle untuk antar…
TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni melepas 393 jemaah haji kloter 01-JKB asal Kota Tangerang di…
PANDEGLANG, –Sebanyak 942 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Pandeglang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci…
PANDEGLANG, –Peringatan Hari Kartini di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang berlangsung khidmat, Selasa (21/4/2026).…
PANDEGLANG, –Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau 2026…
PANDEGLANG, –Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang membuka seleksi dan pemusatan pendidikan dan…