BERITA HOT

Gubernur Andra Soni Wajibkan ASN Banten WFH Tiap Jumat

PANDEGLANG, –Gubernur Banten Andra Soni resmi menetapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten setiap hari Jumat.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan ASN dalam rangka mendukung percepatan transformasi tata kelola pemerintahan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Banten mendorong perubahan budaya kerja yang lebih fleksibel sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman. Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari SE Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026.

Dalam aturan itu, pola kerja ASN diatur kombinatif: empat hari bekerja dari kantor (Work From Office/WFO) pada Senin hingga Kamis, dan satu hari bekerja dari rumah (WFH) setiap Jumat.

Namun, tidak semua ASN bisa menikmati fleksibilitas ini. Pegawai yang tugasnya menuntut kehadiran fisik tetap wajib masuk kantor sesuai pengaturan pimpinan masing-masing.

“Pegawai yang tugas dan fungsinya harus bekerja dari kantor tetap wajib WFO,” demikian bunyi SE tersebut.

Meski diberi kelonggaran lokasi kerja, ASN tetap dituntut disiplin. Jam kerja tidak berubah, dan presensi wajib dilakukan secara digital melalui SIMASTEN dua kali sehari—masuk paling lambat pukul 07.30 WIB dan pulang maksimal pukul 17.00 WIB.

Selain itu, ASN juga diminta selalu siaga selama jam kerja, termasuk aktif merespons arahan pimpinan.
Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, pejabat pimpinan tinggi hingga kepala unit kerja diwajibkan tetap berkantor sekaligus mengawasi kinerja pegawai.

Khusus perangkat daerah yang bersifat esensial seperti BPBD, RSUD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga unit pelayanan pendapatan daerah, penerapan WFH dibatasi maksimal 20 persen.

Sementara tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan petugas kebersihan dipastikan tetap bekerja dari kantor alias tidak ikut skema WFH.

Pemprov Banten menegaskan, kebijakan ini tidak boleh mengganggu pelayanan publik.

Seluruh kepala perangkat daerah diminta memastikan pelayanan tetap berjalan optimal, termasuk dengan memaksimalkan sistem layanan berbasis elektronik. (Red)

Editor (Deni)

Recent Posts

Ditengah Efesien, Pemprov Banten akan Lakukan Pergeseran Anggaran 2026

SERANG - Ditengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Provinsi Banten berencana akan melakukan pergeseran Anggaran Pendapatan…

13 jam ago

Polda Banten Bongkar Praktik Pengoplosan LPG, Tiga Pelaku Diamankan

SERANG - Kepolisian Daerah Banten, melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), berhasil membongkar kasus pengoplosan…

13 jam ago

Kapolda Banten Ground Breaking Jembatan Merah Putih Presisi

SERANG - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengikuti acara ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih…

13 jam ago

Pemprov Banten akan Maksimalkan Layanan Bus Shuttle untuk Antar Jemput ASN

SERANG - Pemerintah Provinsi Banten dalam waktu dekat akan mengoptimalkan layanan bus shuttle untuk antar…

13 jam ago

Pasar Badak Bakal Disulap Jadi Modern, Pedagang Siap Go Digital

PANDEGLANG, –Kabar baik buat warga Pandeglang. Pemkab setempat berencana merevitalisasi Pasar Badak yang kondisinya kini…

15 jam ago

Aliansi Buruh-Pemprov Banten Sepakat Jaga Hubungan Industrial Kondusif

SERANG, –Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang menekankan pentingnya menjaga hubungan industrial…

16 jam ago