EDUKASI

Wagub Dimyati Bedah Rumah Lansia Sebatang Kara di Tangerang

TANGERANG, – Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah menyalurkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Amsiah (76), lansia yang hidup seorang diri di Kampung Cicayur, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/3/2026).

Bantuan sebesar Rp25 juta itu bersumber dari Baznas Provinsi Banten. Dimyati berpesan agar bantuan tersebut dipakai sepenuhnya untuk memperbaiki rumah Amsiah.

“Saya titip uangnya dipakai untuk renovasi rumah,” kata Dimyati.

Dia juga meminta kepala desa dan perangkatnya ikut mengawasi serta membantu proses pembangunan hingga selesai. Dimyati berharap pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong oleh warga.

“Tolong nanti diawasi juga, dibantu. Bergotong royong sampai selesai,” pesannya.

Tak hanya itu, Dimyati juga menyalurkan sejumlah bantuan lain di lokasi yang sama. Di antaranya Rp5 juta untuk Ahmad Rizal (38), anak Amsiah, sebagai modal usaha, bantuan untuk masjid Rp10 juta, serta musala Rp5 juta.

Amsiah diketahui tinggal di rumah sederhana berukuran sekitar 3×4 meter. Ketua RT setempat, Bajuri mengatakan rumah tersebut dibangun dari hasil swadaya warga.

Menurutnya, setelah tidak lagi tinggal bersama anak-anaknya, Amsiah hanya mendapat bekal Rp20 juta dari pembagian warisan keluarga. Uang tersebut kemudian digunakan untuk membeli sepetak tanah.

“Sementara rumahnya dibangun dari swadaya warga,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Amsiah berjualan minyak goreng keliling dari kampung ke kampung. Selain itu, dia juga mengumpulkan barang-barang rongsokan.

“Kadang warga juga mengirim makanan ke rumah Bu Amsiah. Ada yang setiap hari, ada juga yang mingguan,” tambah Bajuri.

Sementara itu, Ahmad Rizal mengaku bersyukur kondisi ibunya mendapat perhatian dari pemerintah. Menurutnya, sang ibu selama ini hidup seorang diri setelah anak-anaknya berkeluarga.

“Rata-rata tinggalnya jauh, hanya saya yang cukup dekat,” katanya.

Rizal mengaku penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan keluarganya sendiri sehingga hanya sesekali bisa membantu ibunya.

“Kadang seminggu sekali saya nengok ibu,” tutupnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Ketua Fraksi PKS DPRD Pandeglang Dukung Deklarasi Penolakan LGBT

PANDEGLANG, –Ketua Fraksi PKS DPRD Pandeglang, Dede Sumantri, menyatakan dukungannya terhadap deklarasi penolakan LGBT yang…

5 jam ago

RPM dan Ormas Desak Perbup Penolakan LGBT, DPRD Pandeglang Siap Dorong Pemkab

PANDEGLANG, –Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan BKMT menggelar aksi damai…

5 jam ago

Pemkab Pandeglang Apresiasi Kiprah Unma, 450 Mahasiswa Diterjunkan dalam KKN Tematik

PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengapresiasi peran Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Banten dalam mendukung pembangunan…

9 jam ago

Irbansus Banten: Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Harus Jadi Teladan Integritas

TANGERANG, –Korupsi tidak selalu berawal dari penyalahgunaan anggaran bernilai miliaran rupiah. Kebiasaan yang kerap dianggap…

20 jam ago

Di Tengah APBD Banten Terus Menyusut, Anggaran Jasa Tenaga Ahli Malah Naik Hingga Rp55 Miliar

Bantenonline.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten terus mengalami penyusutan dalam tiga…

22 jam ago

25 Tahun Menanti, Warga Mekarsari Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Bang Andra

SERANG, –Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, menyambut antusias pembangunan Jembatan Piano yang digagas…

23 jam ago