Wagub Banten: Catur Ajarkan Strategi, Fokus hingga Saling Menjaga

CILEGON, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan olahraga catur tidak hanya mengasah kemampuan berpikir, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan seperti strategi, fokus, kesabaran, sportivitas, hingga saling menjaga.

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri pertandingan cabang olahraga catur pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Provinsi Banten di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Dimyati, pertandingan catur dalam Popda XII menjadi salah satu upaya memasyarakatkan olahraga catur di kalangan pelajar sekaligus mencetak atlet berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Di Popda ini selain bertanding, anak-anak kita dilatih untuk bercatur, menyukai catur, dan kita menciptakan master-master catur. Harapannya menjadi grandmaster,” kata Dimyati.

Ia menilai Popda bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan sarana membangun karakter atlet muda. Filosofi catur, kata dia, mengajarkan bahwa setiap individu memiliki peran dan potensi untuk berkembang.

“Atlet-atlet atau anak-anak ini masih perlu dijaga, dibimbing, dan diajarkan. Tapi suatu saat bisa menjadi pemimpin,” ujarnya.

Wagub Dimyati meninjau turnamen atlet catur Popda di Cilegon.

Dimyati juga menekankan pentingnya kesabaran, ketenangan, dan fokus dalam permainan catur. Menurutnya, setiap langkah yang disusun dengan strategi matang akan menentukan hasil akhir pertandingan.

“Intinya catur itu mengajarkan bagaimana harus sabar, harus tenang, harus fokus, dan harus memiliki strategi. Langkah awal itu menentukan untuk kemenangan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Dimyati berpesan kepada para atlet agar terus berlatih dan tidak takut menghadapi kekalahan. Ia menyebut menang dan kalah merupakan bagian dari proses untuk menjadi lebih baik.

“Saya berharap para atlet Popda terus berlatih. Juara dunia pun ada menang dan ada kalah. Yang penting terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” katanya.

Selain itu, ia mengajak generasi muda untuk lebih mencintai olahraga catur karena dinilai memiliki banyak manfaat bagi kecerdasan dan pembentukan karakter.

“Daripada terus bermain handphone atau gadget, lebih baik bermain catur. Catur punya filosofi yang luar biasa dalam kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan Popda merupakan ajang olahraga pelajar multi-event yang menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, Popda, hingga Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

“Ini adalah salah satu cara kita melakukan regenerasi dan pembinaan atlet muda,” kata Syaukani.

Ia menambahkan para juara Popda XII akan dipersiapkan untuk mengikuti Popnas melalui pembinaan lanjutan. Mereka juga diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan Banten pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.

“Pembinaan atlet tidak bisa instan. Atlet-atlet yang saat ini berusia 16 sampai 17 tahun, pada PON 2032 nanti akan memasuki usia emas atlet, sekitar 21 hingga 25 tahun. Mereka inilah yang kita siapkan untuk memperkuat Banten,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Pohon Mahoni Tumbang Tutup Jalan Juhut Pandeglang, Warga Turun Tangan

PANDEGLANG, – Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup…

2 jam ago

Wagub Dimyati Ajak Warga Doakan Banten Dijauhkan dari Bencana

SERANG, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat mendoakan Provinsi Banten agar dijauhkan…

8 jam ago

Wagub Banten Masih Berharap 8 Korban Speedboat Arupadhatu I Ditemukan

PANDEGLANG, – Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah masih berharap delapan korban hilang dalam insiden…

12 jam ago

Wayang Nganjor Bawa Ingatan Banten ke Panggung ISBI Bandung

BANDUNG, –Cerita Banten tak hanya tersimpan dalam manuskrip dan tutur yang diwariskan dari generasi ke…

23 jam ago

Ribuan Alumni dan Santri Padati Haul Ke-2 Mbah Yai Asmuni di Pandeglang

PANDEGLANG, – Ribuan alumni, santri, dan masyarakat memadati Pondok Pesantren Al-Ihsan Kadomas, Kabupaten Pandeglang, dalam…

1 hari ago

Kawal Kebijakan Pemda, Sebanyak 65 Cendikiawan Muslim Pandeglang Dikukuhkan

PANDEGLANG, – Sebanyak 65 pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Pandeglang…

1 hari ago