<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nelayan Arsip | Banten Online</title>
	<atom:link href="https://bantenonline.com/tag/nelayan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bantenonline.com/tag/nelayan/</link>
	<description>Beritanya Warga Banten</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Oct 2025 17:40:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://bantenonline.com/wp-content/uploads/2025/09/Kirimnan-Instagram-Kehamilan-Ibu-dan-Ungkapan-Jenis-Kelamin-dengan-Foto-Ultrasound-Ungu-Muda-Logo-36x36.png</url>
	<title>Nelayan Arsip | Banten Online</title>
	<link>https://bantenonline.com/tag/nelayan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>1 Nelayan Asal Pakuhaji Hilang Diterjang Ombak, Tim SAR Lakukan Pencarian Selama 7 Hari</title>
		<link>https://bantenonline.com/1-nelayan-asal-pakuhaji-hilang-diterjang-ombak-tim-sar-lakukan-pencarian-selama-7-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 17:40:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA HOT]]></category>
		<category><![CDATA[TANGERANG RAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bantenonline.com/?p=3797</guid>

					<description><![CDATA[<p>TANGERANG – Seorang nelayan asal Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpanginya terbalik dihantam ombak besar di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Rabu (8/10/2025). Korban diketahui bernama Zaenudin M. (33). Ia merupakan salah satu dari delapan nelayan yang sebelumnya berangkat melaut dari wilayah Cituis, Tangerang. Saat kejadian, kapal mereka [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bantenonline.com/1-nelayan-asal-pakuhaji-hilang-diterjang-ombak-tim-sar-lakukan-pencarian-selama-7-hari/">1 Nelayan Asal Pakuhaji Hilang Diterjang Ombak, Tim SAR Lakukan Pencarian Selama 7 Hari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bantenonline.com">Banten Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TANGERANG – Seorang nelayan asal Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, dilaporkan hilang setelah kapal yang ditumpanginya terbalik dihantam ombak besar di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Rabu (8/10/2025).</p>
<p>Korban diketahui bernama Zaenudin M. (33). Ia merupakan salah satu dari delapan nelayan yang sebelumnya berangkat melaut dari wilayah Cituis, Tangerang. Saat kejadian, kapal mereka dihantam ombak tinggi hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.</p>
<p>Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Jakarta, Ramli M., mengatakan pencarian terhadap korban dilakukan sejak pagi hingga sore hari, namun hingga kini belum membuahkan hasil.</p>
<p>“Saat ini pencarian masih nihil. Dari pagi hingga sore kita telah menyisir area seluas 110 nautical miles,” ungkap Ramli, Rabu (8/10/2025).</p>
<p>Dalam operasi pencarian, tim gabungan mengerahkan sejumlah armada, di antaranya Kapal Nelayan, RBB 01 SAR Jakarta, KNP 348 KPLP, dan RIB Damkar Kepulauan Seribu. Metode pencarian dilakukan dengan pemantauan visual di sekitar Pulau Pari, Pulau Lancang, dan Pulau Bokor, tempat kapal nelayan tersebut terakhir kali terdeteksi.</p>
<p>Ramli menambahkan, proses pencarian akan dilakukan selama tujuh hari sejak peristiwa kapal terbalik terjadi. Bila dalam kurun waktu tersebut belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, pencarian sementara akan dihentikan.</p>
<p>“Pencarian pasti kita lanjutkan selama tujuh hari dari kecelakaan kapal tersebut. Setelah itu, jika tidak ada tanda-tanda, akan dihentikan. Namun jika ada petunjuk baru, pencarian akan kembali dilanjutkan,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, pihak keluarga korban berharap agar tim SAR segera menemukan keberadaan Zaenudin, baik dalam kondisi selamat maupun tidak.</p>
<p>“Keluarga berharap besar agar segera ditemukan. Kalau pun sudah tidak bernyawa, setidaknya jasadnya bisa segera diserahkan kepada keluarga,” ujar Ramli.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus menyisir perairan Kepulauan Seribu untuk menemukan korban hilang.</p>
<p>Artikel <a href="https://bantenonline.com/1-nelayan-asal-pakuhaji-hilang-diterjang-ombak-tim-sar-lakukan-pencarian-selama-7-hari/">1 Nelayan Asal Pakuhaji Hilang Diterjang Ombak, Tim SAR Lakukan Pencarian Selama 7 Hari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bantenonline.com">Banten Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapal Nelayan Tangerang Terbalik Diterjang Ombak di Kepulauan Seribu</title>
		<link>https://bantenonline.com/kapal-nelayan-tangerang-terbalik-diterjang-ombak-di-kepulauan-seribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 14:43:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA HOT]]></category>
		<category><![CDATA[TANGERANG RAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bantenonline.com/?p=3757</guid>

					<description><![CDATA[<p>TANGERANG &#8211; Peristiwa menegangkan dialami delapan nelayan asal Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Kapal mereka dihantam ombak besar saat melaut di perairan Kepulauan Bokor, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Kapal jenis KM Usaha Baru itu terbalik setelah diterjang gelombang tinggi sekitar satu setengah meter akibat cuaca [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bantenonline.com/kapal-nelayan-tangerang-terbalik-diterjang-ombak-di-kepulauan-seribu/">Kapal Nelayan Tangerang Terbalik Diterjang Ombak di Kepulauan Seribu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bantenonline.com">Banten Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TANGERANG &#8211; Peristiwa menegangkan dialami delapan nelayan asal Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Kapal mereka dihantam ombak besar saat melaut di perairan Kepulauan Bokor, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.</p>
<p>Kapal jenis KM Usaha Baru itu terbalik setelah diterjang gelombang tinggi sekitar satu setengah meter akibat cuaca ekstrem di tengah laut. Para nelayan pun terombang-ambing di lautan dengan peralatan seadanya.</p>
<p>Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli P., menyebutkan delapan nelayan yang berada di kapal tersebut masing-masing berinisial WN, IN, JI, KI, WA, KG, UN, dan KK. Dari delapan orang itu, tujuh berhasil diselamatkan, sementara satu nelayan berinisial UN masih dalam pencarian.</p>
<p>“Nah, yang selamat ini tujuh, satu masih dalam pencarian,” ujar Ramli.</p>
<p>Menurut Ramli, kapal tersebut berangkat dari Pulau Cituis, Tangerang, untuk mencari ikan di tengah laut. Namun, ombak besar tiba-tiba menghantam kapal hingga terbalik dan tenggelam.</p>
<p>“Mereka kena ombak karena cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, kapal mereka kebalik dan tenggelam,” jelasnya.</p>
<p>Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Pada pagi hari, tim SAR gabungan menemukan tiga nelayan yang masih bertahan hidup di tengah laut. Pencarian kemudian dilanjutkan hingga sore hari dan berhasil menemukan empat nelayan lainnya dalam kondisi selamat.</p>
<p>Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Jakarta, ABK Pantai Mutiara, TNI AL, Polair, KSOP Cituis, PKS Tanjung Priok, Damkar Kepulauan Seribu, Dishub Air, KKP Muara Baru, Polsek Untung Jawa, serta nelayan setempat.</p>
<p>“Awalnya yang ditemukan itu ada tiga nelayan saja. Kita terus cari, alhasil kita temukan empat nelayan dan kini kondisinya sedang dalam perawatan tim medis dan akan segera dipulangkan,” pungkas Ramli.</p>
<p>Hingga malam ini, tim SAR masih melakukan pencarian terhadap satu nelayan yang belum ditemukan di sekitar perairan Kepulauan Bokor. Cuaca yang tidak menentu dan gelombang tinggi menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.</p>
<p>Artikel <a href="https://bantenonline.com/kapal-nelayan-tangerang-terbalik-diterjang-ombak-di-kepulauan-seribu/">Kapal Nelayan Tangerang Terbalik Diterjang Ombak di Kepulauan Seribu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bantenonline.com">Banten Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
