BERITA HOT

SPPG di Banten Baru 10 Persen Kantongi SLHS untuk Penyajian MBG

BANTEN, – Standarisasi higiene dan sanitasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Banten masih menjadi sorotan. Dari ratusan SPPG yang telah beroperasi, baru sekitar 10 persen yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Asisten Daerah (Asda) I Pemprov Banten Komarudin menyebut, dari total sekitar 741 SPPG aktif, baru sekitar 70-an unit yang telah memiliki SLHS. Rendahnya kepemilikan sertifikat tersebut dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas dan keamanan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Masih minim, paling 10 persen yang memiliki SLHS,” ungkap Komarudin kepada wartawan, Minggu (1/2/2026).

Komarudin menjelaskan, kecilnya persentase kepemilikan SLHS disebabkan ketatnya standar yang harus dipenuhi. Persyaratan tersebut meliputi kelayakan bangunan, peralatan dapur, sistem pengelolaan limbah, hingga kualifikasi petugas pengelola.

“Kalau standarnya tidak terpenuhi, tentu ini berpengaruh pada higiene dan sanitasi di lapangan,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Banten mendorong seluruh SPPG agar segera mengurus sertifikasi SLHS. Adapun kewenangan penerbitan sertifikat tersebut berada di pemerintah kabupaten dan kota.

Di sisi lain, Pemprov Banten terus memacu optimalisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Hingga akhir Desember 2025, penerima manfaat MBG melalui SPPG tercatat mencapai sekitar 2,4 juta jiwa dari target lebih dari 3 juta orang.

“Di akhir Desember tercatat 741 SPPG dengan penerima manfaat hampir 2,4 juta. Target kita di atas 3 juta, artinya baru sekitar 60 persen,” kata Komarudin.

Meski operasional MBG berada di bawah Badan Gizi Nasional (BGN), Komarudin menegaskan pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan program strategis nasional tersebut berjalan aman dan berkualitas.

“SPPG kita ini masih darurat SLHS,” tegasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

1.500 Pegawai hingga Santri di Pandeglang Ikuti Khataman Al-Qur’an Sambut Hari Santri

PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti…

4 jam ago

Festival Baris Banten 2026 di Cilegon, 80 Tim Terbaik Adu Kekompakan

Bantenonline.com – Sebanyak 80 tim terbaik dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten adu kekompakan dalam…

6 jam ago

Kapolsek Munjul Gerak Cepet Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Aktivitas Tambang CV Menara Biru Resources

PANDEGLANG, – Kapolsek Munjul, Polres Pandeglang, Iptu Aep Wahyudin bersama unsur Muspika Kecamatan Munjul menggelar…

1 hari ago

Antisipasi Banjir dan Gagal Panen, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…

2 hari ago

Forum PAKSI API Banten Tekankan Pentingnya Tanamkan Integritas Berkelanjutan

PANDEGLANG, - Ketua Forum PAKSI API Provinsi Banten, Ratu Syafitri, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas…

2 hari ago

Polisi Razia THM di Carita Pandeglang, 18 Botol Miras Disita

PANDEGLANG, – Polisi menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.…

2 hari ago