LEBAK, – Perayaan Seren Taun 2026 di Kasepuhan Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, berlangsung meriah. Sebanyak 15 anak mengikuti khitanan yang menjadi bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat adat setempat.
Tradisi unik ini digelar bertepatan dengan perayaan Seren Taun, Sabtu (10/10/2026). Bagi masyarakat Kasepuhan Cibadak, khitanan bukan sekadar hajatan keluarga, tetapi juga bagian dari pelestarian adat yang diwariskan para leluhur.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Rohaendi, turut hadir memenuhi undangan masyarakat adat. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan ritual adat masyarakat kasepuhan di Kecamatan Cibeber.
Menurut Rohaendi, Kasepuhan Cibadak memiliki tradisi tersendiri dalam merayakan Seren Taun. Perayaan adat tersebut dipadukan dengan khitanan bagi anak-anak yang sudah waktunya menjalani sunat.
“Pelaksanaannya dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Keluarga yang menggelar hajatan menyiapkan hiburan masing-masing untuk memeriahkan rangkaian acara. Warga masyarakat bener-bener guyub (bersatu),” kata Rohaendi kepada wartawan di sela acara tersebut.
Tahun ini, sebanyak 15 keluarga menggelar hajatan khitanan anak. Masing-masing keluarga menghadirkan hiburan berbeda di panggung yang telah disiapkan. Suasana Seren Taun pun semakin semarak dengan keterlibatan keluarga dan masyarakat sekitar.
Olot Hendi mengatakan, tradisi tersebut sudah berlangsung sejak lama dan terus diwariskan dari generasi ke generasi. Selain menjadi bagian dari ritual adat, kegiatan ini juga memperkuat ikatan sosial masyarakat Kasepuhan Cibadak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Rasul Bengkong pada malam hari. Keesokan paginya, prosesi khitanan dilaksanakan sebagai bagian dari perayaan Seren Taun.
Tradisi ini menjadi bukti bahwa masyarakat adat Kasepuhan Cibadak tak hanya menjaga ritual warisan leluhur, tetapi juga mempertahankan kebersamaan melalui kegiatan sosial yang melibatkan banyak keluarga.
Di tengah perkembangan zaman, perpaduan Seren Taun dan khitanan massal menjadi salah satu cara masyarakat menjaga adat istiadat agar tetap hidup dan lestari. (Red)
PANDEGLANG, – Pembangunan jalan sepanjang 18 kilometer yang menghubungkan enam desa di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten…
SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada Irjen Pol Hengki atas pengabdian selama…
LEBAK, - Berawal dari karier sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…
BANTEN, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan Banten Corporate University (Banten CorpU) sebagai upaya membangun…
PANDEGLANG, – Dugaan pungutan liar (pungli) di Desa Kertaraharja, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, bergulir ke…
SERANG, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah punya cara unik memaknai permainan catur. Menurutnya,…