Rohendi Angkat Bicara soal Wayang Musikal Babad Banten di Pandeglang, Upaya Hidupkan Sejarah dan Budaya

PANDEGLANG, –Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Rohendi, angkat bicara terkait pagelaran Wayang Musikal Babad Banten yang digelar di Kabupaten Pandeglang.

Menurut Rohendi, pertunjukan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus mengenalkan sejarah Banten kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih modern dan menarik.

“Pagelaran wayang musikal menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan sejarah dan nilai-nilai budaya Banten kepada generasi muda. Seni tradisi harus dikemas secara kreatif agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan era digital,” kata Rohendi, Sabtu (20/6/2026) malam.

Rohendi yang hadir mewakili Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah menjelaskan, pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan menjaga warisan leluhur. Menurutnya, budaya juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap diminati masyarakat, khususnya kalangan muda.

Rohendi menegaskan, pagelaran tersebut bukan sekadar hiburan. Pertunjukan itu juga menjadi sarana edukasi yang mengangkat kisah dari manuskrip Babad Banten serta menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga persatuan, identitas daerah, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Pemerintah Provinsi Banten terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan kebudayaan sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter masyarakat dan menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah,” ujarnya.

Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan semangat membangun kebanggaan terhadap identitas budaya Banten.

Rohendi juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya daerah.

“Budaya adalah jati diri. Jika tidak kita rawat bersama, maka generasi mendatang akan kehilangan akar sejarah dan identitasnya,” tegasnya.

Sebagai informasi, pagelaran Wayang Musikal Babad Banten memadukan unsur drama, musik, tari, dan seni pertunjukan kontemporer yang dikemas secara modern. Pertunjukan tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus hiburan yang mampu membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan kekayaan budaya Banten.(Red)

Deni

Recent Posts

HUT ke-55 Korpri Pandeglang Resmi Dibuka, Puluhan Lomba Digelar hingga 26 November

PANDEGLANG, – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Pandeglang…

1 hari ago

Banten Borong Dua Gelar di Festival Dalang Anak Nasional, Rizqi Juara 1!

JAKARTA – Prestasi membanggakan ditorehkan dalang cilik asal Banten di panggung nasional. Dua wakil Banten…

1 hari ago

Pengurus Gerindra se-Banten Dilantik, Dasco Panaskan Mesin Politik Menuju Kemenangan 2029

TANGERANG, – Partai Gerindra mulai memanaskan mesin politik di Provinsi Banten. Seluruh pengurus Dewan Pimpinan…

5 hari ago

Pengurus DPC PKB Pandeglang 2026-2031 Dikukuhkan, Nawawi Dorong Anggaran Pesantren dan Madrasah

PANDEGLANG, – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pandeglang periode 2026-2031…

6 hari ago

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Cak Imin Panaskan Mesin Partai, Targetkan Kemenangan Pemilu 2029

PANDEGLANG, – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mulai memanaskan mesin…

6 hari ago

Hari Kelima Operasi Patuh Maung 2026, Polisi Masih Temukan Banyak Pelanggaran Tak Pake Helm hingga Main HP

PANDEGLANG – Operasi Patuh Maung 2026 yang digelar Satlantas Polres Pandeglang memasuki hari kelima, Jumat…

6 hari ago