BERITA HOT

Polres Pandeglang Gercep Usut Pembunuhan di Mekarjaya, Pelaku Habisi Kekasih karena Tersinggung

PANDEGLANG, –Gerak cepat dilakukan Polres Pandeglang dalam mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, Jumat (8/5/2026). Polisi langsung mengamankan terduga pelaku berinisial OK tak lama setelah kejadian terungkap.

Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi melalui Kasat Reskrim Polres Pandeglang IPTU Alfian Yusuf mengatakan, korban merupakan kekasih pelaku sendiri.

“Jadi pembunuhan ini dilakukan oleh terduga pelaku seorang laki-laki dengan inisial OK, melakukan pembunuhan terhadap kekasihnya seorang perempuan,” kata Alfian kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis malam (7/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di rumah pelaku di wilayah Kecamatan Mekarjaya. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga tewas akibat dicekik dan ditutup saluran pernapasannya oleh pelaku.

“Terjadi pada hari Kamis malam, di rumah pelaku. Di mana terduga pelaku ini mencekik dan menutup saluran napas korban,” imbuhnya.

Begitu menerima laporan warga, polisi langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa sejumlah saksi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan dipicu rasa sakit hati pelaku terhadap ucapan korban yang menyinggung kondisi kesehatan ibu pelaku. Emosi yang memuncak diduga membuat pelaku kalap hingga nekat menghabisi nyawa korban.

“Jadi motifnya ini terduga pelaku merasa sakit hati terkait ucapan dari korban yang menyinggung masalah kesehatan dari ibu terduga pelaku,” ungkap Alfian.

Tak hanya itu, polisi juga mendalami kemungkinan adanya persoalan lain dalam hubungan keduanya, termasuk dugaan perselingkuhan yang memicu pertengkaran.

“Kalau sejauh ini yang fatalnya terkait ucapan tadi. Tapi mungkin bisa dilatarbelakangi adanya dugaan perselingkuhan antara korban dengan lelaki lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaku datang menyerahkan diri ke Polsek Banjar sekitar pukul 06.00 WIB mengakui perbuatannya tersebut.

Sementara itu, OK mengakui seluruh perbuatannya. Ia berdalih emosi setelah korban dianggap menghina kondisi orang tuanya.

Kini Satreskrim Polres Pandeglang masih melakukan pendalaman untuk melengkapi proses penyidikan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan karena hanya akan menimbulkan kerugian bagi semua pihak. (Red)

Deni

Recent Posts

Produk Pertanian dan Ekraf Banten Dipamerkan di Raker MPU 2026

BANTEN, – Produk olahan pangan khas Provinsi Banten dan hasil Ekonomi kreatif (Ekraf) dari UMKM,…

1 jam ago

Andra Soni Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge Indonesia, Siapkan Sekolah Bertaraf Global

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama dengan Cambridge Indonesia untuk meningkatkan mutu…

2 jam ago

Polres Pandeglang Tangani Dugaan Pencabulan Pelajar di Labuan, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

PANDEGLANG, – Satuan Reserse Kriminal Polres Pandeglang melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tengah…

4 jam ago

Seleksi Calon Paskibraka Provinsi dan Nasional Tahun 2026 Dibuka, Berikut Tahapan Seleksinya

SERANG, - Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2026, mulai…

4 jam ago

Kesbangpol Optimistis Paskibraka Pandeglang Lolos ke Tingkat Provinsi dan Nasional

PANDEGLANG, –Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang mengirimkan 16 pelajar untuk mengikuti seleksi…

5 jam ago

Kejar Target Produksi Padi 404.659 Ton, Distan Pandeglang Genjot Benih Unggul

PANDEGLANG, –Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang tancap gas mengejar target produksi padi 404.659 ton sampai…

7 jam ago