EDUKASI

Pemprov Banten Luncurkan Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak ke Sekolah

SERANG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak usia dini.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 66 Tahun 2025 yang ditandatangani Gubernur Banten Andra Soni melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi pada 16 Desember 2025.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah.

Program tersebut bertujuan mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak guna membangun keluarga berkualitas serta mewujudkan generasi emas.

Dalam surat edaran dijelaskan, gerakan ini diharapkan menjadi simbol perubahan budaya pengasuhan. Pola asuh yang sebelumnya lebih banyak dibebankan kepada ibu diarahkan menjadi kolaboratif dan setara antara ayah dan ibu.

Pemprov Banten mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mendukung pelaksanaan gerakan tersebut. Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten juga diharapkan mengedukasi keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar agar ikut berpartisipasi.

ASN yang memiliki anak usia sekolah di jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah diimbau untuk mengambil rapor anak ke sekolah pada akhir semester.

“Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah di Provinsi Banten dimulai Desember 2025, menyesuaikan jadwal penerimaan rapor di masing-masing sekolah,” kata Sekda Banten Deden Apriandhi, Kamis (18/12/2025).

Menurut Deden, kehadiran ayah sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

“Ketika sosok ayah tidak hadir, secara psikologis akan berbeda dengan anak yang didampingi ayahnya. Kehadiran ayah harus benar-benar dirasakan oleh anak,” ujarnya.

Namun demikian, ia menekankan peran ayah tidak hanya terbatas saat pengambilan rapor. “Bukan hanya saat mengambil rapor, tetapi ayah harus terus hadir dalam setiap fase tumbuh kembang anak,” tuturnya.

Melalui gerakan ini, Pemprov Banten menegaskan komitmennya mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan anak sebagai bagian dari strategi pembangunan keluarga berkualitas dan peningkatan sumber daya manusia sejak usia dini. (Red)

Deni

Recent Posts

Pemprov Banten Tata CSR, Andalkan Dunia Usaha Dukung Pembangunan Non-APBD

SERANG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai menata potensi tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate…

2 jam ago

Petani Banten Ditarget Makin Sejahtera, Panen Padi Tembus 12,88 Ton per Hektare

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni ingin petani di wilayahnya makin sejahtera. Salah satu jurusnya,…

5 jam ago

Patroli Rutin Polres Pandeglang Gencar Tegur Pelanggar Lalu Lintas

PANDEGLANG, – Satlantas Polres Pandeglang rutin menggelar patroli simpatik untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Dalam…

9 jam ago

Masyarakat Terbantu, Pemerataan Akses Pendidikan Gubernur Andra Soni Semakin Berkeadilan

SERANG - Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah…

12 jam ago

DPRD Pandeglang Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Melorot Rp170 Miliar

PANDEGLANG, – DPRD Kabupaten Pandeglang resmi menyetujui perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran…

1 hari ago

Tak Sekadar Kejar Target, Andra Soni Ingin Semua Warga Banten Sehat Lewat CKG

TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni tak ingin Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hanya sekadar…

1 hari ago