SERANG, –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Bank Banten meraih penghargaan dalam ajang The Asian Post The Best Regional Champion 2026 yang digelar Infobank.
Dalam ajang tersebut, Pemprov Banten meraih predikat The 2nd Best Province in Financial Index. Sementara Bank Banten menyabet penghargaan Rising Power Regional Bank.
Asisten Daerah (Asda) Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Dr.Hj. Rina Dewiyanti mengatakan, penghargaan itu menjadi indikator pengelolaan keuangan daerah dan penguatan perbankan daerah berjalan positif.
“Capaian ini menjadi kebanggaan. Penghargaan untuk Bank Banten dan pengakuan terhadap kemandirian fiskal Banten menunjukkan kebijakan yang ditempuh sudah berada di jalur tepat,” kata Rina di Plaza Aspirasi, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (17/4/2026).
Rina berharap Bank Banten terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme, serta memperluas kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Bank Banten diharapkan makin kuat, adaptif, dan berkontribusi lebih luas bagi perekonomian daerah, termasuk dalam mengoptimalkan PAD,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan data Indeks Kemandirian Fiskal (IKF) dari Badan Pemeriksa Keuangan, IKF Banten pada 2024 mencapai 72,76, naik dari 72,25 pada 2023. Total pendapatan daerah tercatat Rp12,4 triliun.
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang Rp9,0 triliun atau 72,76 persen. Pajak daerah menjadi kontributor terbesar sebesar Rp8,6 triliun,” jelasnya.
Sumber utama PAD berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Realisasi PKB pada 2024 mencapai Rp3,5 triliun, sedangkan BBNKB Rp2,7 triliun.
Di sisi belanja, total anggaran daerah mencapai Rp11,9 triliun.
Rinciannya, belanja pegawai Rp2,4 triliun, belanja barang dan jasa Rp3,8 triliun, belanja modal Rp1,1 triliun, serta belanja lainnya Rp4,4 triliun. Porsi terbesar berasal dari belanja bagi hasil Rp3,4 triliun.
Sementara itu, kinerja Bank Banten terus membaik usai menyelesaikan proses Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Pembangunan Jatim. Langkah ini memperkuat permodalan dan sistem operasional.
Kepercayaan pasar pun meningkat. Sejumlah daerah seperti Kota Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang telah menempatkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di Bank Banten.
Penilaian penghargaan ini didasarkan pada kinerja laporan keuangan periode September 2024 hingga September 2026.
Indikatornya meliputi permodalan (CAR), pertumbuhan kredit, profitabilitas, likuiditas, hingga efisiensi operasional. (Red)
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu,…
SERANG - Guna mencegah peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Banten, Personel gabungan menggelar razia…
SERANG, –Pemprov Banten tancap gas ngejar target pendapatan daerah. Sebanyak 960 pegawai Badan Pendapatan Daerah…
PANDEGLANG, –Pengelola objek wisata Pesona Curug Goong bekerja sama dengan Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur…
JAKARTA - Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)…
TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membuka akses pendidikan bagi…