oppo_0
PANDEGLANG, – Indah Prihanande, mantan aktivis perempuan di LAZ Harfa, kini merambah dunia usaha kuliner dengan membuka resto dan kafe bernama Saung Kita di Kabupaten Pandeglang.
Resto tersebut berlokasi di Komplek Perkantoran Cikupa dan menawarkan konsep tempat nongkrong yang ramah bagi berbagai kalangan.
Saung Kita menyajikan beragam menu khas dan kekinian, di antaranya cocol gemblong dengan sensasi cita rasa lebaran setiap hari, aneka hidangan tradisional seperti Angeun Lada khas Pandeglang, Sop Iga, Nasi Gonjleng, Menu spesial paket berempat dengan sayur asemnya, hingga rice bowl sambal matah.
Pengunjung juga dapat menikmati kopi dengan harga terjangkau, mulai dari Rp1.000 per cangkir, dengan cita rasa yang diklaim tak kalah dari kopi lainnya, termasuk kopi lokal Gunung Karang.
“Saung Kita kami hadirkan sebagai ruang kongkow dan nongkrong untuk semua kalangan, dengan makanan yang variatif dan harga terjangkau,” ujar Indah Prihanande selaku pemilik Saung Kita saat ditemui media, Rabu (14/1/2026).
Selain layanan kuliner, Saung Kita juga menyediakan fasilitas untuk acara pernikahan, pertemuan kedinasan, organisasi, lembaga, hingga partai politik. Menariknya, resto ini turut menghadirkan Pojok Jurnalis yang dilengkapi akses WiFi sebagai ruang kerja bagi wartawan saat menyusun berita hasil liputan.
Indah yang dikenal dekat dengan kalangan jurnalis di Banten menambahkan, Saung Kita juga menyediakan berbagai minuman, seperti es cendol durian, es coffee latte, serta jahe gula aren.
“Insyaallah, semua menu dan fasilitas di Saung Kita kami siapkan dengan harga yang dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Indah. (Red)
PANDEGLANG, – Miris melihat kondisi Terminal Kadubanen, Kabupaten Pandeglang. Terminal yang seharusnya menjadi pusat aktivitas…
PANDEGLANG, – Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup…
SERANG, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat mendoakan Provinsi Banten agar dijauhkan…
PANDEGLANG, – Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah masih berharap delapan korban hilang dalam insiden…
BANDUNG, –Cerita Banten tak hanya tersimpan dalam manuskrip dan tutur yang diwariskan dari generasi ke…
PANDEGLANG, – Ribuan alumni, santri, dan masyarakat memadati Pondok Pesantren Al-Ihsan Kadomas, Kabupaten Pandeglang, dalam…