JAKARTA, – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyatakan dukungan terhadap langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam memberantas dugaan praktik mafia beras yang dinilai merugikan masyarakat dan negara.
Dukungan itu disampaikan Ketua Umum DPP KNPI Dr. Ali Hanafia usai menghadiri pertemuan dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di kediamannya, Minggu (2/8/2026). Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah organisasi kepemudaan untuk membahas perkembangan sektor pertanian nasional.
Ali mengatakan dalam pertemuan itu Menteri Amran memaparkan sejumlah capaian pemerintah di bidang pertanian, termasuk keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras.
Menurut Ali, capaian tersebut menjadi prestasi penting setelah Indonesia selama bertahun-tahun masih bergantung pada impor beras.
“Keberhasilan swasembada beras merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Namun, di tengah capaian tersebut masih ada oknum-oknum yang memainkan tata niaga beras demi keuntungan pribadi dengan mengorbankan masyarakat,” ujar Ali.
Ali menilai praktik mafia beras yang diduga memainkan harga dapat merugikan konsumen dan negara. Ia menyebut permainan tata niaga pangan membuat harga beras di tingkat masyarakat menjadi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Praktik seperti ini adalah bentuk kezaliman terhadap rakyat. Negara tidak boleh kalah oleh mafia pangan yang mempermainkan kebutuhan pokok masyarakat,” tegasnya.
Atas kondisi tersebut, KNPI menyatakan mendukung langkah Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian untuk menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penyimpangan tata niaga beras, termasuk praktik penimbunan.
“KNPI berada di belakang Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian. Kami mendukung penuh langkah penegakan hukum terhadap mafia beras maupun mafia lain yang merusak sektor pertanian,” kata Ali.
Ali menegaskan KNPI siap mengawal upaya pemerintah dalam membangun tata kelola pangan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
“Jangan takut, Pak Menteri. KNPI siap berada di garda terdepan mendukung pemberantasan mafia beras demi menjaga ketahanan pangan nasional dan melindungi kepentingan rakyat,” pungkasnya. (Red)
SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menilai turnamen sepak bola yang digelar masyarakat bukan sekadar…
PANDEGLANG, – Paguyuban Wisata Kuliner Gedung Juang menggelar Lomba Karaoke All Genre (GELORA) 2026 sebagai…
PANDEGLANG, – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMPN 1 Pandeglang. Dalam ajang Sekolah Atletik Badak Pandeglang…
LEBAK, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar gerakan tanam padi serempak di…
JAKARTA, – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengungkap keberhasilan pemerintah di bawah kepemimpinan…
TANGERANG, –Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meresmikan Sekretariat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan…