BERITA HOT

Gubernur Banten Pimpin Rakor Banjir Tangerang Raya, Normalisasi Sungai Jadi Prioritas

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Banjir wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Rakor digelar di Kantor Gubernur Banten, Kota Tangerang Selatan, Senin (26/1/2026).

Rakor tersebut merupakan tindak lanjut evaluasi bencana banjir di Provinsi Banten. Pemerintah Provinsi Banten menetapkan normalisasi sungai sebagai prioritas utama penanganan banjir.

“Kami mengoordinasikan langkah-langkah pascabanjir agar ke depan persoalan banjir bisa dimitigasi bersama. Semua pihak kami libatkan untuk mencari solusi agar kondisi ini segera teratasi,” kata Andra.

Menurut Andra, rapat berfokus pada kerja kolektif lintas sektor. Ia menyebut seluruh pihak sepakat untuk menangani persoalan yang berdampak langsung terhadap banjir.

“Kami sepakat bersama balai, bupati, wali kota, dan pemerintah provinsi untuk mengerjakan hal-hal yang berdampak langsung, salah satunya normalisasi sungai,” tegasnya.

Normalisasi sungai dipilih sebagai langkah awal setelah hasil kunjungan lapangan menemukan sejumlah titik penyempitan aliran sungai (bottleneck). Selain itu, terdapat bangunan liar di bantaran sungai yang menghambat aliran air.

“Kami juga meminta pandangan hukum dari Kantor Wilayah Pertanahan terkait status lahan. Tim teknis akan segera menindaklanjutinya mulai besok,” ujar Andra.

Selain normalisasi, Andra menekankan pentingnya sinergi dalam penyesuaian atau revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Ia berharap Kantor Wilayah Pertanahan dapat mendampingi proses tersebut agar tata ruang ke depan lebih tangguh terhadap bencana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan pihaknya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) C2 dan pemerintah daerah akan melakukan survei awal di Sungai Cirarab.

“Kami mengidentifikasi bangunan di sempadan sungai serta jalur akses alat berat untuk keperluan normalisasi di titik-titik penyempitan aliran sungai,” kata Arlan.

Senada, Kepala BBWS C2 David Partonggo Oloan Marpaung menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dan siap menerjunkan alat berat ke lapangan. (Red)

Deni

Recent Posts

Pohon Mahoni Tumbang Tutup Jalan Juhut Pandeglang, Warga Turun Tangan

PANDEGLANG, – Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup…

3 jam ago

Wagub Dimyati Ajak Warga Doakan Banten Dijauhkan dari Bencana

SERANG, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat mendoakan Provinsi Banten agar dijauhkan…

9 jam ago

Wagub Banten Masih Berharap 8 Korban Speedboat Arupadhatu I Ditemukan

PANDEGLANG, – Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah masih berharap delapan korban hilang dalam insiden…

13 jam ago

Wayang Nganjor Bawa Ingatan Banten ke Panggung ISBI Bandung

BANDUNG, –Cerita Banten tak hanya tersimpan dalam manuskrip dan tutur yang diwariskan dari generasi ke…

24 jam ago

Ribuan Alumni dan Santri Padati Haul Ke-2 Mbah Yai Asmuni di Pandeglang

PANDEGLANG, – Ribuan alumni, santri, dan masyarakat memadati Pondok Pesantren Al-Ihsan Kadomas, Kabupaten Pandeglang, dalam…

1 hari ago

Kawal Kebijakan Pemda, Sebanyak 65 Cendikiawan Muslim Pandeglang Dikukuhkan

PANDEGLANG, – Sebanyak 65 pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Pandeglang…

1 hari ago