BERITA HOT

Golkar Dukung Kejari Awasi MBG, Habibi: Jika Main-Main, Tutup Saja Dapurnya

PANDEGLANG, – Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pandeglang, M Habibi Arafat, mendukung penuh langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang yang memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Habibi, pengawasan yang dilakukan Kejari sangat penting untuk memastikan program unggulan pemerintah yang dibiayai APBN itu berjalan sesuai tujuan dan bebas dari praktik penyimpangan.

“Kami mendukung penuh dan mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung maupun Kejari dalam mengawasi secara ketat pelaksanaan program MBG. Ini program mulia yang dibiayai negara untuk meningkatkan gizi anak-anak,” kata Habibi kepada wartawan, Minggu (13/6/2026).

Ia mengingatkan, pengawasan yang kuat diperlukan untuk menutup celah penyalahgunaan anggaran maupun praktik korupsi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Tak hanya soal anggaran, Habibi juga menyoroti kualitas makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat. Menurutnya, pemerintah harus bertindak tegas terhadap pengelola dapur MBG yang tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan.

“Kalau ada oknum pengelola SPPG yang bermain dalam pelaksanaan program MBG, harus diberikan sanksi tegas. Kalau perlu tutup saja dapurnya,” tegasnya.

Habibi menilai kualitas makanan tidak boleh dikorbankan demi mengejar target jumlah produksi. Sebab, tujuan utama program MBG adalah meningkatkan kualitas gizi anak, bukan sekadar membagikan makanan.

“Jangan sampai makanan yang diberikan justru membahayakan dan menyebabkan keracunan. Dapur MBG jangan hanya mengejar kuantitas, tetapi juga harus memastikan kualitas dan kandungan gizinya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejari Pandeglang memastikan akan mengawal ketat pelaksanaan program MBG di wilayahnya. Pengawasan dilakukan menyusul adanya atensi dari Kejaksaan Agung RI terkait pelaksanaan program tersebut.

Kasi Intelijen Kejari Pandeglang, Bangga Prahara, mengatakan pengawasan dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyimpangan, mulai dari penyelewengan anggaran hingga praktik mark up harga.

“Untuk mencegah penyimpangan, penyelewengan dana hingga praktik mark up harga dalam program MBG. Kejari memiliki wewenang untuk mengawasi dan mengawal pelaksanaannya,” kata Bangga.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya menyasar aspek penggunaan anggaran, tetapi juga kualitas makanan dan ketepatan sasaran penerima manfaat.

Bangga menegaskan, pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memantau operasional dapur MBG yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang.

“Kami secara intens melaporkan perkembangan dan kualitas makanan kepada Kejati Banten hingga Kejagung RI. Selain itu, kami akan turun langsung melakukan pengawasan ke dapur-dapur SPPG MBG yang tersebar di 35 kecamatan,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Terminal Kadubanen Sepi, Jalur Lintas Kendaraan Malah Jadi Parkiran

PANDEGLANG, – Miris melihat kondisi Terminal Kadubanen, Kabupaten Pandeglang. Terminal yang seharusnya menjadi pusat aktivitas…

35 menit ago

Pohon Mahoni Tumbang Tutup Jalan Juhut Pandeglang, Warga Turun Tangan

PANDEGLANG, – Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menutup…

3 jam ago

Wagub Dimyati Ajak Warga Doakan Banten Dijauhkan dari Bencana

SERANG, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat mendoakan Provinsi Banten agar dijauhkan…

10 jam ago

Wagub Banten Masih Berharap 8 Korban Speedboat Arupadhatu I Ditemukan

PANDEGLANG, – Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah masih berharap delapan korban hilang dalam insiden…

13 jam ago

Wayang Nganjor Bawa Ingatan Banten ke Panggung ISBI Bandung

BANDUNG, –Cerita Banten tak hanya tersimpan dalam manuskrip dan tutur yang diwariskan dari generasi ke…

1 hari ago

Ribuan Alumni dan Santri Padati Haul Ke-2 Mbah Yai Asmuni di Pandeglang

PANDEGLANG, – Ribuan alumni, santri, dan masyarakat memadati Pondok Pesantren Al-Ihsan Kadomas, Kabupaten Pandeglang, dalam…

1 hari ago