GAYA HIDUP

Forum PAKSI API Banten Tekankan Pentingnya Tanamkan Integritas Berkelanjutan

PANDEGLANG, – Ketua Forum PAKSI API Provinsi Banten, Ratu Syafitri, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas secara berkelanjutan, terutama dalam perencanaan dan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal itu disampaikan Ratu saat memberikan edukasi terkait penanaman nilai integritas dalam rangka perencanaan Dana BOS Tahun Anggaran 2027 di SMK Negeri 4 Pandeglang, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman tentang pentingnya integritas dalam lingkungan kerja, khususnya untuk mewujudkan pengelolaan anggaran pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ratu mengatakan integritas menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, kompetensi dan kemampuan teknis harus diimbangi dengan etika kerja, kejujuran, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

“Integritas bukan hanya tentang memahami aturan, tetapi juga tentang konsistensi dalam menjalankan aturan tersebut. Dalam perencanaan dan pengelolaan Dana BOS, setiap keputusan harus dapat dipertanggungjawabkan, dilakukan secara transparan, serta benar-benar ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Ratu.

Dia menjelaskan, penerapan nilai integritas juga penting untuk mencegah penyalahgunaan wewenang, benturan kepentingan, hingga berbagai bentuk penyimpangan yang berpotensi merugikan kepentingan publik.

Menurut Ratu, budaya integritas harus dibangun melalui kepatuhan terhadap prosedur, keterbukaan informasi, serta tanggung jawab dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Dengan begitu, perencanaan anggaran tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap tata kelola yang baik.

“Pelayanan yang profesional harus mengedepankan transparansi, keadilan, dan kepastian prosedur. Tidak boleh ada kepentingan pribadi yang memengaruhi pengambilan keputusan. Setiap proses harus berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ratu juga menegaskan pentingnya membangun lingkungan kerja yang menjunjung tinggi etika serta mendorong keberanian untuk menolak segala bentuk penyimpangan.

Dia berharap penguatan pengawasan dan pembiasaan perilaku berintegritas dapat terus dilakukan untuk menciptakan tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional.

“Penguatan pengawasan serta pembiasaan perilaku berintegritas menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola yang bersih dan profesional,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Antisipasi Banjir dan Gagal Panen, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…

14 menit ago

Polisi Razia THM di Carita Pandeglang, 18 Botol Miras Disita

PANDEGLANG, – Polisi menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.…

10 jam ago

INAKOR Banten Desak Dugaan Material Ilegal di Tol Serang–Panimbang Diusut

PANDEGLANG, – Dugaan penggunaan tanah merah yang berasal dari pertambangan tanpa izin dalam proyek Jalan…

1 hari ago

Truk Tambang Sumbu Tiga Masih Bebas Masuk Kota Pandeglang, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

PANDEGLANG, – Truk sumbu tiga bermuatan material tambang masih bebas melintas di kawasan perkotaan dan…

1 hari ago

IHSG Anjlok 11,9 Persen, Ketua Umum DPP KNPI Serukan Gerakan Borong Saham

JAKARTA, – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pusat Dr. Ali Hanafiah, SE,…

2 hari ago

Kapolda Banten Gandeng GPPMI, Pemuda Diajak Jadi Garda Persatuan dan Kamtibmas

SERANG, – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan mengajak generasi muda berperan aktif menjaga persatuan…

2 hari ago