EDUKASI

Banten Tembus 8 Besar Lumbung Beras Nasional, Andra Soni: Bukti Ketahanan Pangan Kuat

SERANG, –Kabar menggembirakan datang dari sektor pertanian. Provinsi Banten kini sukses menembus delapan besar nasional sebagai daerah penghasil beras.

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan capaian ini menjadi bukti nyata ketahanan pangan di wilayahnya semakin kokoh.

Hal itu disampaikan Andra saat menghadiri tanam perdana program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kasemen, Kota Serang, Selasa (5/5/2026).

“Alhamdulillah, pada 2025 luas panen padi mencapai 345.421 hektare, dengan produksi sekitar 1,8 juta ton,” ujar Andra.

Dengan capaian tersebut, Banten resmi bercokol sebagai produsen padi terbesar kedelapan nasional. Tak hanya itu, Indeks Ketahanan Pangan Banten juga konsisten terjaga selama enam tahun berturut-turut.

Andra optimistis, modernisasi pertanian yang digulirkan Kementerian Pertanian bakal semakin mendongkrak produktivitas. Apalagi, sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan di Banten tumbuh paling tinggi, yakni 9,60 persen.

“Sistem modern ini mampu mendongkrak hasil panen. Dari 3,25–4,5 ton per hektare, bisa naik jadi 5,1–7,5 ton, bahkan berpotensi tembus 10 ton,” jelasnya.

Ia menekankan, mekanisasi juga menjadi kunci efisiensi. Biaya produksi bisa ditekan, kesejahteraan petani pun ikut terdongkrak.

Tak kalah penting, lonjakan produksi ini diharapkan menopang program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan 3,5 juta penerima manfaat di Banten.

“Sekitar 85 persen kebutuhan MBG disuplai sektor pertanian dan peternakan. Ini peluang besar,” tegasnya.

Teknologi Pertanian Jadi Andalan
Di tempat yang sama, Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementan, Husnain, mengungkapkan sistem PM-AAS diadopsi dari praktik pertanian modern di Arkansas, Amerika Serikat.

Konsep utamanya, tanam lebih rapat untuk meningkatkan populasi tanaman dan hasil panen.

“Populasi meningkat, produksi otomatis ikut naik,” jelas Husnain.

Saat ini, program percontohan digarap di lahan 100 hektare di Kasemen. Program ini merupakan bagian dari 15 lokasi di 14 provinsi.

Kepala Wilayah Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Banten, Andry Polos, menyebut ada enam prinsip utama dalam sistem ini, mulai dari digitalisasi hingga mekanisasi berbasis presisi.

“Target kami jelas, 10 ton per hektare,” ujarnya optimistis.

Respons petani pun terbilang positif. Ketua Poktan Masyarakat Guyub 1, Andi Kamal, menyebut penggunaan alat mesin pertanian sangat membantu.

“Kalau manual bisa Rp2 juta per hektare. Pakai mesin cukup Rp200 ribu,” katanya.

Sebagai catatan, program PM-AAS di Banten dijalankan di empat titik dengan total 100 hektare, melibatkan 90 petani. Saat ini, produktivitas lahan sudah mencapai 6–6,5 ton per hektare menggunakan varietas Inpari 32. (Red)

Deni

Recent Posts

Pemkab Tangerang Sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum bagi Pemerintah Desa

TANGERANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC)…

15 jam ago

Perumdam Tirta Kalimaya Pastikan Pasokan Air Bersih di Lebak Aman Selama Kemarau

LEBAK, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memastikan pasokan air…

18 jam ago

Oktober 2026, Semua Produk Wajib Bersertifikat Halal Tak Kantongi Sertifikat Halal, Pelaku Usaha Terancam Sanksi hingga Pidana

PANDEGLANG, – Seluruh produk yang dipasarkan di Indonesia, baik barang konsumsi maupun produk industri, wajib…

1 hari ago

Disdikpora Pandeglang Benahi Fasilitas Olahraga, Optimistis PAD Tembus Rp 271 Juta

PANDEGLANG, – Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang terus…

1 hari ago

Andra Soni: Turnamen Sepak Bola Jadi Hiburan Sekaligus Penggerak Ekonomi Rakyat

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menilai turnamen sepak bola yang digelar masyarakat bukan sekadar…

2 hari ago

Dongkrak UMKM Kuliner, Gedung Juang Pandeglang Gelar Lomba Karaoke Berhadiah Jutaan Rupiah

PANDEGLANG, – Paguyuban Wisata Kuliner Gedung Juang menggelar Lomba Karaoke All Genre (GELORA) 2026 sebagai…

2 hari ago