PANDEGLANG, –Sebanyak 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat.
Koordinator SPPG Kecamatan Majasari, Fitra Rianto, mengatakan pembenahan dilakukan di berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), perbaikan infrastruktur, hingga penyusunan menu yang lebih variatif dan bergizi.
“Menu harus benar-benar dirancang berdasarkan riset, bukan sekadar disusun. Tujuannya agar makanan yang disajikan sesuai kebutuhan dan mengurangi sisa makanan yang terbuang,” kata Fitra kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Fitra yang juga menjabat sebagai Kepala SPPG Sukaratu 2 Majasari mengatakan evaluasi sisa makanan menjadi salah satu indikator penting dalam pelaksanaan program MBG. Setiap sisa makanan ditimbang dan dilaporkan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas layanan.
“Setiap sisa makanan ditimbang dan dilaporkan. Data tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh SPPG untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan,” ujarnya.
Dapur MBG Sukaratu 2 telah beroperasi sejak 28 Oktober 2025. Menurut Fitra, berdasarkan ketentuan awal dari Badan Gizi Nasional (BGN), Kecamatan Majasari semestinya memiliki sembilan SPPG. Namun, jumlahnya kini bertambah menjadi 11 dapur untuk memperluas jangkauan pelayanan.
Selain itu, pihaknya juga tengah memutakhirkan data penerima manfaat dengan mengintegrasikan data Education Management Information System (EMIS) dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Pendataan dilakukan terhadap sekolah negeri, swasta, hingga lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), termasuk yang berada di wilayah pelosok.
“Nanti jumlah penerima manfaat akan kami padukan dengan data EMIS dan Dapodik agar seluruh sasaran dapat terpetakan dengan baik. Insyaallah, seluruh sekolah sudah terakomodasi karena kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” jelasnya.
Fitra menambahkan, seluruh SPPG di Kecamatan Majasari hingga kini tetap dikelola oleh tim yang sama tanpa pergantian pengelola. Menurutnya, kekompakan tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh SPPG di Kecamatan Majasari tetap kompak. Kami bersama-sama membenahi berbagai aspek agar program MBG berjalan lebih baik, tepat sasaran, tepat guna, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Red)
SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melanjutkan Program Bangun Jalan Desa…
JAKARTA, –Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar tasyakuran Hari Ulang Tahun…
bantenonline.com – SMP Islam Al-Azhar BSD menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi ratusan calon…
PANDEGLANG, –Progres pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi III di wilayah Kabupaten Pandeglang telah…
PANDEGLANG – Reses anggota DPRD menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di…
SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni bergerak cepat merespons video viral berisi permohonan bantuan dari seorang…