EKONOMI

10 Hektare Lahan Ubi Jalar di Menes Pandeglang Diserang Hama Ulat

SERANG – Tanaman ubi jalar milik Kelompok Tani Tunas Kadubitung, yang ditanam dilahan seluasi 10 hektare, di Blok Kadugantar, Desa Cilabanbulan, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, diserang Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) jenis hama ulat (PB).

Plt. Kepala Dinas Pertanian Banten, Nasir mengatakan, setelah menerima informasi tersebut pihaknya langsung menerjunkan Tim untuk melakukan Gerakan Pengendalian (Gardal).

“Untuk menangani ini kita telah melakukan Gardal dengan melibatkan 9 orang petani, 2 orang penyuluh pertanian (PPL), 1 orang Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta 3 orang dari UPTD BPTPHP,” kata Nasir kepada awak media, Senin 4 Mei 2026.

Dikatakan Nasir, Gerakan Pengendalian (Gardal) hama ulat ini dilakukan pada lahan seluas 10 hektare dengan luas pengendalian hingga mencapai 5 hektare.

“Tanaman ubi jalar yang dikendalikan terdiri dari beberapa varietas, di antaranya ubi ungu, kuningan putih, dan melati, dengan umur tanaman berkisar 20–70 HST. Adapun OPT yang menjadi sasaran pengendalian adalah hama ulat (PB) dengan tingkat intensitas serangan sebesar 5,18 persen,” ungkapnya.

Menurut Nasir, pengendalian dilakukan menggunakan agen hayati ramah lingkungan, yaitu BT-Plus yang mengandung bahan aktif Bacillus thuringiensis dan Serratia marcescens.

“Penggunaan bahan ini diharapkan mampu menekan populasi hama secara efektif tanpa merusak lingkungan, sejalan dengan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT),” ujarnya.

Sebelumnya telah diberitakan, bahwa Dinas Pertanian Provinsi Banten melalui UPT BPTPHP dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) mulai melakukan pengamatan dan deteksi sini terhadap potensi serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang kerap muncul setiap musim panas.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Banten Nasir mengatakan, bahwa pengamatan dan deteksi dini ini dilakukan sebagai upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi tantangan sektor pertanian akibat meningkatnya suhu dan potensi kekeringan yang dapat berdampak pada pertumbuhan tanaman serta meningkatnya risiko serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

“Tentunya ini bagian dari upaya kita dalam menghadapi tantangan di musim panas, yang mana kondisi ini berpotensi pada meningkatnya serangan OPT,” kata Nasir kepada awak media, Rabu 29 April 2026.

Dikatakan Nasir, peningkatan kewaspadaan melalui intensitas pengamatan di lapangan serta deteksi dini terhadap potensi serangan OPT, khususnya pada komoditas strategis seperti padi, jagung, dan hortikultura, sangat penting untuk ditingkatkan.

“Seluruh jajaran harus memperkuat koordinasi dan pelaporan secara cepat, tepat, dan akurat guna mencegah serangan OPT pada komoditas strategis,” ungkapnya.

Nasir juga menekankan, tentang pentingnya optimalisasi langkah pengendalian yang ramah lingkungan melalui penerapan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT).

“Selain itu, penggunaan pestisida juga harus dilakukan secara bijak, serta peningkatan peran aktif dalam melakukan pendampingan dan edukasi kepada petani, seperti pengelolaan air dan pola tanam, dalam menghadapi kondisi musim panas,” ujarnya.

Lebih lanjut Nasir berharap, dengan dilakukannya langkah-langkah pencegahan ini, dapat meminimalisir dampak dari serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang kerap muncul setiap musim panas.

“Mudah-mudahan dengan dilakukannya pengawasan dan deteksi dini ini komoditas strategis pertanian kita bisa tetap terjaga dan menghasilkan panen yang melimpah,” harapnya. (Aldo Marantika)

Aldo Marantika

Recent Posts

Pemkab Tangerang Sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum bagi Pemerintah Desa

TANGERANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC)…

15 jam ago

Perumdam Tirta Kalimaya Pastikan Pasokan Air Bersih di Lebak Aman Selama Kemarau

LEBAK, – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memastikan pasokan air…

18 jam ago

Oktober 2026, Semua Produk Wajib Bersertifikat Halal Tak Kantongi Sertifikat Halal, Pelaku Usaha Terancam Sanksi hingga Pidana

PANDEGLANG, – Seluruh produk yang dipasarkan di Indonesia, baik barang konsumsi maupun produk industri, wajib…

24 jam ago

Disdikpora Pandeglang Benahi Fasilitas Olahraga, Optimistis PAD Tembus Rp 271 Juta

PANDEGLANG, – Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang terus…

1 hari ago

Andra Soni: Turnamen Sepak Bola Jadi Hiburan Sekaligus Penggerak Ekonomi Rakyat

SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menilai turnamen sepak bola yang digelar masyarakat bukan sekadar…

2 hari ago

Dongkrak UMKM Kuliner, Gedung Juang Pandeglang Gelar Lomba Karaoke Berhadiah Jutaan Rupiah

PANDEGLANG, – Paguyuban Wisata Kuliner Gedung Juang menggelar Lomba Karaoke All Genre (GELORA) 2026 sebagai…

2 hari ago